Pasar Obligasi Bergerak Konsolidasi

Laju pasar obligasi pada pekan ini diprediksi tidak jauh berbeda dengan pekan sebelumnya, yang masih akan melanjutkan pola konsolidasi,”Meski di pekan ini akan dirilis BI rate, di mana kami perkirakan akan tetap di level saat ini, namun tampaknya pelaku pasar telah price in," kata Kepala Riset PT Woori Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Senin (16/2).

Kendati demikian, dia berharap laju pasar obligasi pada pekan ini bisa lebih baik dari pekan sebelumnya seiring dengan membaiknya sentimen global,”Sepanjang pelaku pasar tidak banyak melakukan aksi jualnya maka laju pasar obligasi pun tidak akan turun negatif signifikan," ujarnya.

Dengan begitu, jika terdapat pelemahan lanjutan maka diharapkan tidak akan terlalu dalam pelemahannya. Dia memprediksi, laju harga obligasi akan bergerak dengan rentang kurang lebih 50 hingga 150 basis points (bps).

Karena itu, Reza menyarankan kepada pelaku pasar tetap mencermati perubahan dan antisipasi sentimen yang ada. Sementara itu, pemerintah Indonesia akan kembali melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) dalam mata uang rupiah pada hari ini. Jumlah indikatif yang dilelang sebesar Rp12 triliun untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan dalam APBN 2015.

Adapun seri-seri yang akan dilelang, yakni seri SPN12160204 (reopening) dengan pembayaran bunga secara diskonto dan jatuh tempo pada 4 Februari 2016; seri FR0070 (reopening) dengan tingkat bunga tetap (fixed rate) sebesar 8,375% dan jatuh tempo pada 15 Maret 2024. Selain itu, seri FR0068 (reopening) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,375% dan jatuh tempo pada 15 Maret 2034. (bani)

BERITA TERKAIT

Mengkritisi Upaya Membuka Pasar Baru Dunia

Oleh: Pril Huseno Forum “Seminar Perdagangan Nasional dan Dialog Gerakan Ekspor Nasional” yang digagas Kadin, Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia dan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…

Danai Infrastruktur Jangka Panjang - OJK Dorong Pemda Manfaatkan Pasar Modal

NERACA Jakarta – Perkenalkan instrumen pasar modal yang dinilai layak untuk mendanai infrastruktur, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pemerintah daerah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Laba Bersih Indocement Menyusut 38,3%

NERACA Jakarta – Pasar semen dalam negeri sepanjang tahun 2018 mengalami kelebihan pasokan, kondisi ini berdampak pada performance kinerja keuangan…

Pacu Pertumbuhan Investor di Sumbar - BEI dan OJK Edukasi Pasar Modal Ke Media

NERACA Padang - Dalam rangka sosialisasi dan edukasi pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Padang bekerja sama dengan…