DPLK Tugu Mandiri Luncurkan 3 Program “Sitampan” - Sasar Pasar Ritel

NERACA

Jakarta - Berbekal pengalaman lebih 20 tahun di industri serta pemahaman akan kebutuhan pasar dana pensiun yang kian komplek, DPLK Tugu Mandiri makin agresif mendorong ekspansi Program Pensiun Untuk Kompensasi Pesangon (PPUKP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) di pasar ritel atau individu lewat tiga varian program PPIP DPLK Tugu Mandiri yang bernama TM Sitampan, yaitu TM Sitampan Dapati, TM Sitampan Insani, dan TM Sitampan Sahati.

Mengutip laporan resmi DPKL Tugu Mandiri, di Jakarta, Minggu (15/2), ketiga varian program Dana Pensiun DPLK Tugu Mandiri yang dirancang khusus untuk peserta ritel ini dijual di seluruh cabang DPLK Tugu Mandiri di 8 kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, dan Pekanbaru dengan target sekitar 10 ribu peserta dari seluruh cabang.

Varian produk TM Sitampan ini memiliki keunggulan berbeda-beda, namun tetap memberikan hasil investasi optimal. Istimewanya lagi, hanya dengan iuran mulai dari Rp100 ribu peserta varian program Sitampan sudah mendapat nilai tambah berupa manfaat gratis asuransi kecelakaan.

Untuk TM Sitampan Dapati, nasabah bisa mendapatkan gratis santunan kematian karena kecelakaan sebesar 200% dari akumulasi iuran atau maksimal Rp200 juta (uang pertanggungan / UP). Selain itu, minimal iuran Rp100 ribu dan saldo dana bagi ahli waris sampai masa akhir kepesertaan serta UP.

Adapun TM Sitampan Insani, nasabah bisa mendapatkan gratis santunan kematian karena sebab apapun sebesar 200% dari akumulasi iuran atau maksimal Rp200 juta (UP). ang Pertanggungan). Selain itu, minimal iuran Rp300 ribu dan saldo dana bagi ahli waris sampai masa akhir kepesertaan serta UP.

Terakhir, TM Sitampan Sahati, di mana nasabah bisa mendapatkan gratis santunan Hospital Cash Plan (HCP) berupa dana tunai, santunan rawat inap, santunan harian ICU / ICCU dan santunan biaya operasi. [ardi]

BERITA TERKAIT

Terdistorsinya Ruang Pasar yang Luas

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Ruang pasar (market space) adalah ruang "tanpa batas" secara ketika the world…

Tren IHSG Menguat Terbatas - Pelaku Pasar Menaruh Asa Presiden Terpilih

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) Presiden dengan diumumkannya presinden terpilih nanti, pelaku pasar modal menaruh asa bisa membawa…

Setujui Restrukturisasi Utang - Bank Mandiri Siap Selamatkan Kratau Steel

NERACA Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) siap melakukan restrukturisasi atas utang PT Krakatau Steel Tbk (KRAS). Hal…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Pemerintah Harusnya Turun Tangan Bikin Bank Syariah

  NERACA   Jakarta – Indonesia yang merupakan penduduk muslim terbesar di dunia mestinya menjadi kiblat ekonomi syariah dunia. Nyatanya…

OJK Komitmen Dukung Pembiayaan Berkelanjutan

    NERACA   Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen untuk menjalankan program pengembangan pembiayaan berkelanjutan untuk mendorong kinerja…

BCA Dinobatkan The World's Best Banks 2019

      NERACA   Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dinobatkan sebagai The World’s Best Banks 2019…