BEI Suspensi Saham Inovisi Infracom

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham PT Inovisi Infracom (INVS). Suspensi dilakukan sehubungan dengan penelahaan bursa atas laporan keuangan Inovisi Infracom.

Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group 2 BEI, Umi Kulsum mengatakan, suspensi dilakukan untuk menghindari perdagangan yang tidak wajar atas efek perseroan,”Hindari perdagangan tidak wajar, BEI memutuskan untuk melakukan suspensi perdagangan efek perusahaan (INVS dan waran INVS),”ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa suspensi tersebut dilakukan di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan efek hari ini hingga pengumuman lebih lanjut. Sementara itu, BEI meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan informasi termasuk laporan keuangan yang disampaikan INVS.

Sekadar informasi, pendapatan perseroan hingga kuartal III/2014 tercatat sebesar Rp1,42 triliun atau naik 18% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp1,20 triliun. Sedangkan laba komprehensif tahun berjalan anjlok 75% menjadi Rp102,40 miliar dari Rp414,72 miliar pada 2013. (bani)

BERITA TERKAIT

Layanan Darurat 112 Jadi Solusi Smart City

PT Jasnita Telekomindo Tbk melalui anak perusahaannya, PT Esa Kreasi Negri telah membuat penambahan fitur baru yang bernama mobile application…

Tahun Depan, SMF Rilis Obligasi Rp 9 Triliun

Perkuat likuiditas guna menopang kebutuhan pendanaan perumahan bagi masyarakat berpenghasulan rendah (MBR), PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan…

Volume Penjualan Indocement Turun 1,9%

Di kuartal tiga 2019, volume penjualan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) menurun dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pangsa Pasar Menyusut - Volume Penjualan Rokok HMSP Terkoreksi 5,7%

NERACA Jakarta - Keputusan pemermintah yang akan menaikkan cukai rokok rata-rata sebesar 23% mulai Januari 2020 menjadi ancaman terhadap pertumbuhan…

Bekasi Fajar Raup Pendapatan Rp 607,61 Miliar

NERACA Jakarta – Di kuartal tiga 2019, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar. Jumlah…

Usai Pelantikan Presiden Terpilih - Pelaku Pasar Menantikan Tim Kabinet Ekonomi

NERACA Jakarta- Sentimen positif pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Indonesia priode 2019-2024 masih menyelimuti pergerakan indeks harga saham gabungan…