Pembayaran PBB Mencapai Rp 26 M

Bogor - Menjelang jatuh tempo masa akhir pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), wajib pajak di Kota Bogor diimbau untuk segera melakukan pembayaran. Bila tidak, maka wajib pajak akan didenda.

Meski tidak besar, namun wajib pajak yang molor pembayaran, akan dikenakan denda sebesar 2% dari ketetapan. Untuk itu, wajib pajak diharapkan dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk segera memenuhi kewajiban pembayaran pajak tersebut.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bogor, Anggrah Suryo, Rabu (14/9). Anggrah mengatakan bahwa wajib pajak dapat memanfaatkan tempat pembayaran elektronik yang sudah bekerja sama dengan KPP Pratama Bogor.

“Wajib pajak tidak harus membayar ke KPP, tapi bisa melalui ATM atau setor ke bank di lokasi yang terdekat,” ujar Anggrah.

Selain lebih mudah dan lebih dekat, pembayaran melalui bank akan menghindari penumpukan pembayaran seperti yang terjadi pada tahun 2010 lalu. Sebagaimana tertulis di Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), wajib pajak dapat memanfaatkan sejumlah bank yang ditunjuk untuk membayar pajak. Seperti BNI cabang Bogor.

Hingga pekan pertama bulan Agustus ini realisasi pemasukan dari pembayaran PBB sudah 55,17 persen dari target. Tahun ini pembayaran pajak yang diterima KPP Pratama Bogor sudah sekitar Rp26,81 miliar, sementara targetnya adalah Rp48,6 miliar.

BERITA TERKAIT

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar

AIA DigiBuy, Perlindungan Asuransi Tanpa Harus Bertemu dengan Tenaga Pemasar NERACA Jakarta – Di tengah mewabahnya virus Covid-19, seluruh elemen…

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19

Di Kota Sukabumi Satu Orang Dinyatakan Positif Covid-19   NERACA Sukabumi - Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengakui satu warga asal Kota…

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online

BPS: Sebanyak 1,6 Juta Penduduk Sumsel Akses Sensus Online   NERACA Palembang - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 1,6 juta…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Kemenkop Inisiasi Produksi dan Pemasaran APD Buatan UMKM

Kemenkop Inisiasi Produksi dan Pemasaran APD Buatan UMKM NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM telah mempertemukan beberapa produsen Alat…

Wakil Pimpinan Jona Arizona: Hasil Banmus Reses Tetap Berjalan, Tapi Teknisnya Berbeda - DPRD dan Pemkot Sukabumi Sepakat Realokasi APBD 2020 untuk Covid-19

Wakil Pimpinan Jona Arizona: Hasil Banmus Reses Tetap Berjalan, Tapi Teknisnya Berbeda  DPRD dan Pemkot Sukabumi Sepakat Realokasi APBD 2020…

Realisasi Pajak Daerah Kota Sukabumi Mencapai Rp7 Miliar Lebih di Triwulan Pertama - Ditengah Wabah Covid-19

Realisasi Pajak Daerah Kota Sukabumi Mencapai Rp7 Miliar Lebih di Triwulan Pertama   Ditengah Wabah Covid-19  NERACA Sukabumi - Realisasi penerimaan…