Memilah Jenis Investasi di 2015

NERACA

Melakukan bisnis di bidang investasi memang tengah digemari sekarang ini. Di dunia investasi sendiri ada beberapa macam jenisnya, ada investasi jenis emas, saham, deposito dan sebagainya.

Ada pula jenis investasi yang tak kalah menariknya yaitu di bidang properti. Jenis investasi properti pun masih dibagi lagi dalam beberapa macam yaitu ada rumah, apartemen maupun tanah.

Namun biasanya kebanyakan orang lebih memilih jenis investasi bidang properti dikarenakan mereka tergiur akan keuntungan yang dapat mereka peroleh bahkan terbilang cukup tinggi. Contohnya saja mereka bisa menyewakan rumah untuk memperoleh pendapatan tambahan, bisa juga untuk digunakan sebagai agunan di bank, dan masih banyak lagi cara maupun strategi yang bisa dilakukan bagi pemiliknya.

Meskipun demikian disamping banyaknya keuntungan yang bisa didapatkan dalam investasi jenis ini namun perlu anda ingat juga bahwa suatu properti juga bisa mendapati kerugian, misalnya seperti terdapat biaya perawatan yang harus dilakukan, sulitnya likuid yang disebabkan karena waktu, terjadinya penyusutan nilai suatu bangunan dan lain lain.

Untuk masyarakat khususnya seorang investor yang hendak berinvestasi di bidang properti, Kali ini akan kami informasikan mengenai beberapa tips yang bisa kita harus perhatikan ketika memilih suatu bidang properti yang tepat dimana sekiranya bisa menghasilkan keuntungan bagi kita untuk kedepannya.

BERITA TERKAIT

Iklim Investasi Sektor Industri Perlu Terus Dijaga

NERACA Jakarta – Pemerintah terus berupaya membuat kebijakan strategis untuk semakin menciptakan iklim investasi yang kondusif. Upaya ini salah satunya…

Pameran Industri TPT Siap Dongkrak Investasi di Indonesia

  NERACA   Jakarta - Peraga Expo kembali menggelar pameran industri TPT (Tekstil dan ProdukTekstil) terintegrasi bertaraf internasional terlengkap yakni…

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen - Tahun 2019

Investasi Hotel di Asia Pasifik Meningkat 15 Persen Tahun 2019 NERACA Jakarta – Asia Pasifik adalah satu-satunya wilayah yang dinantikan…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…