Medco Energi Pangkas Belanja Modal

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar US$ 250 juta atau turun 24,2% dibandingkan realisasi capex tahun lalu US$ 330 juta. Pemangkasan itu dilakukan demi efisiensi dan antisipasi tren penurunan harga minyak.

Direktur Utama Medco Energi Lukman Mahfoedz mengatakan, pihaknya menurunkan ongkos hingga 30% di hampir semua area operasi perseroan. Hal ini diharapkan dapat menjaga arus kas atau cash flow sampai harga minyak kembali pulih,”Program eksplorasi yang belum berjalan ditunda dulu. Dengan demikian, arus kas tidak terganggu oleh potensi penurunan revenue akibat harga minyak,” kata Lukman di Jakarta, kemarin.

Dia menambahkan, perseroan akan menyesuaikan porsi capex dengan arus kas pendapatan. Untuk itu, pihaknya berharap agar harga minyak tetap stabil pada kisaran US$ 55-60 per barel sepanjang tahun ini. Pada Selasa (10/2), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup menguat 2,4% ke posisi US$ 51,6 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Brent dilaporkan naik 0,03 (0,05%) ke level U$ 57,83 per barel pada akhir pekan lalu.

Kenaikan ini menyusul pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang asing, sehingga membuat sejumlah harga komoditas terdongkrak. Pada saat yang sama, konflik di Libya juga turut mengerek harga minyak.

Lukman mengatakan, sejumlah konsultan dunia telah memprediksi harga minyak pada rentang US$ 58-60 per barel hingga akhir tahun ini. Angka tersebut 27,6% lebih tinggi dibandingkan awal Januari 2015, dimana harga sempat jatuh ke titik terendah selama lima tahun terakhir pada level US$ 47 per barel. (bani)

BERITA TERKAIT

Agresif Investasi di Sektor Energi - Tahun Ini, WIKA Targetkan Laba Rp 3,01 Triliun

NERACA Jakarta – Seiring pertumbuhan target kontrak baru di tahun 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) juga menargetkan pertumbuhan…

Targetkan Produksi 400 Ribu Ton - BOSS Anggarkan Belanja Modal US$ 10 Juta

NERACA Jakarta – Danai operasional kinerja perusahaan guna memacu produksi tambang batu bara tumbuh lebih agrsif lagi, PT Borneo Olah…

Debut Perdana di Pasar Modal - IPO Nusantara Properti Oversubscribed

NERACA Jakarta – Pada perdagangan Jum’at (18/1), saham perdana PT Nusantara Properti Internasional Tbk (NATO) akan resmi dicatatkan di Bursa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…