Mahasiswa ITS Terbang Ke Boston - Belajar Jadi Diplomat

NERACA

Sepuluh mahasiswa ITS, di antaranya Yabes David Losong dan Achmad Rizal Mustaqim, berangkat ke Boston, Amerika Serikat, untuk mengikuti lomba simulasi sidang Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB). Pada ajang Harvard Model United Nation ini, mahasiswa-mahasiswa tersebut menjadi bagian dari 58 delegasi dari berbagai perguruan tinggi di tanah air.

Presiden BEM ITS, Imran Ibnu Fajri, menjelaskan rugi kuliah di ITS jika hanya menjadi seorang "engineer".

"Mahasiswa ITS juga harus didorong untuk bisa belajar berdiplomasi, terlebih di forum internasional. Contohnya lewat ajang MUN ini," ujar Imran.

Harvard National Model United Nation merupakan sebuah ajang simulasi sidang PBB yang pesertanya berasal dari kurang lebih 70 negara di seluruh dunia. Dalam ajang itu, mahasiswa diasah kemampuannya dalam berpidato, berdebat, bernegosiasi dengan permasalahan yang ada di suatu belahan dunia untuk mencapai resolusi.

Secara terpisah, Ketua Tim Delegasi Harvard National Model United Nation (HNMUN) ITS, Rizal mengatakan bahwa Forum seperti ini terbilang jarang, khususnya untuk mahasiswa kampus teknologi seperti ITS.

Lebih lanjut Rizal mengisahkan, jalan mereka untuk bisa bertolak ke benua Amerika juga tidak mudah. Sebelumya, penggagas ITS MUN (Yabes, Raymond, Rizal) sudah berjuang di berbagai ajang MUN di beberapa negara Asia dan Eropa.

“Kendala utama yang kami hadapi adalah masalah finansial (ketersediaan dana)," ujar dia

Namun, mereka akhirnya mendapat dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Mandiri Investasi, dan Bank DBS. Mereka juga didukung Ikatan Orang Tua Mahasiswa (Ikoma), IKA ITS, IKA Mesin ITS serta mantan Mendikbud dan mantan Rektor ITS, Prof. Mohammad Nuh.

BERITA TERKAIT

Pacu Kewirausahaan Mahasiswa di Era Industri 4.0

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong mahasiswa dan akademisi untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan (entrepreneurship) di era industri 4.0…

Abraham Samad Ajak Mahasiswa Perangi Kejahatan Korupsi

Abraham Samad Ajak Mahasiswa Perangi Kejahatan Korupsi NERACA Muaro Jambi - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengajak…

Menteri Pertahanan - Urgensi Bela Negara Bagi Mahasiswa

Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan Urgensi Bela Negara Bagi Mahasiswa Jakarta - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menekankan urgensi program Bela Negara…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

UN Dihapus, Berbahayakah?

    Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai upaya penghapusan ujian nasional dalam sistem pendidikan Indonesia akan menjadi berbahaya karena tidak…

Perpustakaan dengan Koleksi Katalog Terbanyak Di Dunia

      Perpustakaan adalah sumber berbagai macam informasi mulai dari ilmu pengetahuan, teknologi, sejarah dan masih banyak lagi. Perpustakaan…

Kapan Anak Perlu Ikut Bimbel?

  Menghadapi anak dengan banyak tugas sekolah, tak jarang membuat orangtua menjadi bingung. Bingung bagaimana menjelaskan pelajaran anak yang berbeda…