Menerapkan Feng Shui Ketika Mendesain Hunian - Menyesuaikan Alam Sekitar Dengan Tata Letak Ruangan

Tidak hanya kehidupan saja yang bisa dilihat dari sisi Feng Shui, dalam kepercayaan keturunan Tionghoa, Feng Shui juga sangat penting keberadaannya dalam mendesain sebuah hunian. Feng Shui sendiri adalah ilmu topografi kuno Tiongkok yang sudah berumur ribuan tahun, yang salah satu bagiannya adalah mempelajari tentang pengaturan tata letak ruang atau bangunan dan penyesuaian dengan alam sekitarnya dengan memperhitungkan manusia yang ada didalamnya.

Saat ini sendiri banyak sekali yang menerapkan pengetahuan tentang Feng Shui dalam mendesain hunian-hunian saat ini. Meski terkadang lebih banyak yang mengartikan sebagai sebuah mitos belaka, namun kini Feng Shui tetap banyak yang menggunakannya. Feng Shui memang sangat erat kaitannya dengan data kelahiran, sektor baik dan sektor buruk. Sektor baik dan sektor buruk kita bisa ditentukan melalui Angka Kua.

Dalam Feng Shui, setiap orang memiliki sektor atau arah bagusnya masing-masing sesuai dengan Angka Kua yang dimilikinya. Feng Shui bukan sekedar ramalan, namun harus dipraktekkan agar sesuai dengan kondisi orang tersebut sehingga diharapkan dapat membawa nasib baik dan menghindari nasib buruk. Berikut ini adalah tips-tips memilih atau mendesain hunian menurut Feng Shui.

Kondisi Kontur Tanah

Hunian tinggal yang baik Feng Shui-nya berada pada kontur tanah yang naik ke belakang, bukan sebaliknya. Hunian yang berada pada tanah yang menurun ke belakang dipercaya dapat mengurangi kemakmuran penghuni hunian tersebut. Juga penting diketahui, apabila ternyata kapling tanah itu telah diurug. Perhatikan hunian yang berada di depan, apakah kondisi tanahnya lebih tinggi, sehingga bangunan hunian tinggal yang diminati itu berada jauh lebih rendah.

Bentuk Kapling

Bentuk kapling yang baik adalah empat persegi panjang. Bentuk seperti ini baik, apabila memanjang ke belakang, dan kurang dianjurkan apabila lebar depan hunian lebih panjang dari kedalamannya. Bentuk kapling yang melebar ke belakang (ngantong) acap kali juga diminati, tetapi sebaiknya tidak mengecil ke belakang.

Arah Hadap Pintu Masuk Utama

Arah hadap pintu masuk utama sebaiknya sesuai dengan arah yang baik bagi kepala keluarga (pria dan wanita). Untuk itu harus dilihat angka Kua dari kepala keluarga ini.

Tata Letak Interior

Tata letak interior perlu memperhatikan beberapa prinsip penting. Terutama ialah: dapur tidak terletak di sektor utara (karena utara simbol air, sedang dapur adalah api), kamar mandi atau WC tidak terletak di sektor selatan (karena selatan adalah simbol api, sedang kamar mandi atau WC adalah simbol air). Selain itu, hindari hunian dengan letak tangga, dapur, atau kamar mandi atau WC berada persis di tengah hunian. Hindari juga hunian yang pintu depannya langsung melihat ke arah tangga, pintu dapur, maupun pintu kamar mandi atau wC.

Bentuk Bangunan

Bentuk bangunan yang sederhana dan beraturan lebih baik daripada bentuk bangunan yang tidak beraturan dan bentuk dasar yang beraneka ragam. Apabila sebagian bangunan itu bertingkat, maka posisi tingkatnya sebaiknya berada di bagian belakang bangunan, bukan sebaliknya.

Dimensi Waktu

Saat transaksi pembelian hunian tinggal dan saat menempati bangunan merupakan hal yang penting. Ada baiknya tidak melakukan aktivitas penting pada tahun-tahun ciong. Pasangan ciong adalah ular-babi, naga-anjing, kelinci-ayam, harimau-monyet, kerbau-kambing, dan tikus-kuda.

BERITA TERKAIT

KPK Soroti Empat Hal Terkait Tata Kelola e-Katalog Alkes

KPK Soroti Empat Hal Terkait Tata Kelola e-Katalog Alkes NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti empat hal terkait…

GSP Bakal Dibahas Dengan Dubes Perdagangan AS

NERACA Jakarta – Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita dalam kunjungannya ke Amerika Serikat bakal membahas secara bilateral mengenai penerapan "Generalized…

Gandeng Jamdatun, PII Terapkan Prinsip Tata Kelola Yang Baik

      NERACA   Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (persero) dan Kejaksaan Agung RI menandatangani kesepakatan bersama terkait…

BERITA LAINNYA DI HUNIAN

Pasar Properti Jakarta Menunggu Momentum Pemulihan

Pasar Properti Jakarta Menunggu Momentum Pemulihan NERACA Jakarta - Konsultan properti, Colliers International, menyatakan pasar properti yang terdapat di wilayah…

Hotel Indonesia Natour Kelola 12 Hotel Tambahan

Hotel Indonesia Natour Kelola 12 Hotel Tambahan NERACA Jakarta - PT Hotel Indonesia Natour (Persero) mulai awal tahun ini mengelola…

Perluas Ekspansi KPR, BRISyariah Gandeng Ciputra Group

Perluas Ekspansi KPR, BRISyariah Gandeng Ciputra Group NERACA Jakarta - PT Bank BRIsyariah Tbk atau BRIsyariah memperluas ekspansi kerjasamanya dengan…