Jasa Marga Perkenalkan Fasilitas Isi Ulang Kartu Elektronik - Di 9 Gerbang Tol

NERACA

Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memperkenalkan fasilitas isi ulang e-Toll Card dan Mandiri e-Money lainnya di sembilan gerbang tol sebagai bentuk peningkatan standard pelayanan. Direktur Operasi Jasa Marga, Hasanudin mengatakan, pada tahap awal, layanan ini dapat diakses di 11 gardu di sembilan gerbang tol, yaitu Semanggi, Cengkareng, Karang Tengah, Cililitan, Cibubur, Pondok Gede Timur, Bekasi Barat, Meruya Utama dan Pondok Ranji.

“Dengan layanan isi ulang e-Toll Card ini, kami berharap dapat meningkatkan penetrasi penggunaan e-Toll Card oleh masyarakat sehingga waktu transaksi di gerbang tol akan semakin cepat. Kami akan selalu berinovasi untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam menggunakan jalan tol,” ujar Hasanudin, di Jakarta, Selasa (10/2).

Dia mengungkapkan, melalui layanan ini, pengguna jalan tol hanya perlu menyerahkan e-Toll Card atau Mandiri e-Money lainnya disertai sejumlah uang pecahan Rp50 ribu sampai Rp300 ribu kepada petugas gerbang tol untuk proses pengisian ulang.

"Keberadaan fasilitas ini dapat meningkatkan pemanfaatan e-Toll Card dan Mandiri e-Money lainnya menjadi 20% dari total transaksi di jalan tol yang dioperasikan Jasa Marga. Saat ini total transaksi jalan tol baru mencapai 14%," papar Hasanuddin.

Sementara Senior Executive Vice President Transaction Banking Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans menambahkan, fasilitas ini telah diujicobakan di Gerbang Tol Meruya Utama sejak 14 Oktober 2014 dan mendapat repons positif dari pengguna yang ditunjukkan dengan rata-rata transaksi isi ulang tunai sebanyak 200 transaksi per hari dengan rata-rata Rp15 juta per hari.

Menurut dia, layanan ini merupakan inovasi terbaru perseroan dalam mendukung peningkatan pemanfaatan uang elektronik dalam transaksi pembayaran oleh masyarakat. Selain itu, keberadaan layanan isi ulang ini dapat menjawab kesulitan pengguna e-Toll Card atau Mandiri e-Money yang kekurangan saldo saat ingin membayar tol.

Tercatat, lanjut Rico, saat ini hampir 70% dari total transaksi Mandiri e-Money dilakukan di jalan tol. Hingga akhir Desember 2014, frekuensi penggunaan Mandiri e-Money tercatat sebanyak 143 juta dengan nilai transaksi Rp1,6 triliun. "Sedangkan jumlah Mandiri e-Money yang beredar telah mencapai lebih dari 5 juta kartu dengan rasio pangsa pasar (market share) di atas 65%,” terangnya.

Sebelumnya, perusahaan jalan tol pelat merah ini bersiap akan menaikkan tarif 11 ruas tol pada September 2015 mendatang, meskipun dalam tiga tahun terakhir selalu mencetak laba. “Tahun ini kami akan menaikkan tarif sesuai inflasi pada 11 dari 13 ruas tol yang kami operasikan," tegas Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman, belum lama ini.

Dia juga menyebutkan, dua ruas tol yang tidak mengalami kenaikan adalah Jakarta-Cikampek dan Tol Bandara, Jakarta-Sedyatmo. "Besaran kenaikan antara 9%-12%. Itu tergantung kondisi inflasi dan jadwal tepatnya di bulan September 2015," terangnya. [ardi]

BERITA TERKAIT

Mulai Beroperasi Ruas Tol Baru - Laba Jasa Marga Masih Stabil di Rp 584,8 Miliar

NERACA Jakarta – Emiten pengelola jalan tol, PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) berhasil mencatatkan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi…

Pelabuhan Sebagai Pintu Gerbang Ekonomi Nasional

    NERACA   Jakarta - Sebagai Negara kepulauan, Indonesia menyimpan potensi besar terlebih letaknya yang strategis karena berada di…

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kecelakaan di Pajampangan Sukabumi

Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kecelakaan di Pajampangan Sukabumi NERACA Sukabumi - PT. Jasa Raharja Perwakilan Sukabumi-Cianjur berikan klaim santunan…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Avnos Pindahkan Kantor Pusatnya Ke Indonesia - Jadikan Pasar Prioritas

      NERACA   Jakarta - Startup cybersecurity, Avnos memindahkan kantor pusatnya dari Singapura ke Indonesia. Menurut CEO dan…

Hiip Asia Ekspansi ke Indonesia

    NERACA   Jakarta - Untuk memperluas pasar global, Hiip Asia melakukan ekspansi dengan merambah pasar Indonesia. Hiip Asia…

Enam Masalah Pemicu Krisis Penyelenggaraan Haji

      NERACA   Jakarta - Staf Khusus Menteri Agama Bidang Komunikasi dan Informasi Kementerian Agama (Kemenag) Hadi Rahman…