Menkominfo Percepat Pembangunan Fasilitas Komunikasi Daerah Terluar - 11 Pulau Kini Terjangkau Sinyal Telepon Seluler

Keterbatasan komunikasi memang masih dirasakan daerah-daerah terpencil dan terluar di Indonesia, Namun kementerian Komunikasi dan Informatika terus berupaya untuk mempercepat pembangunan fasilitas komunikasi didaerah-daerah tersebut. Pulau-pulau terluar yang berada di perbatasan Indonesia dengan negara lain kini mulai dihubungkan dengan jaringan telepon selular.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara akan mempercepat pembangunan menara Base Transceiver Station (BTS) di daerah perbatasan.

Rudiantara mengatakan, pembangunan menara BTS di seluruh daerah perbatasan guna memudahkan akses komunikasi selular. “Kita fokus, ada tiga daerah yang berbatasan langsung, seperti di Kalimantan dengan Malaysia, Papua dengan Papua Nugini, Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste, Saat ini Kalimantan kita prioritaskan,” kata Rudiantara beberapa waktu lalu.

Menurut Rudiantara, khusus untuk Wilayah Kalimantan, target pembangunan BTS akan selesai pada Januari 2016. “Di wilayah Kalimantan itu, ada 140 desa lebih yang berbatasan langsung dengan Malaysia,” ujarnya.

Sementara, PT Telkom Indonesia melalui anak perusahaannya Patrakom, telah membangun jaringan telekomunikasi di 11 pulau terluar. Tidak hanya layanan telepon selular, Patrakom juga menyediakan VSAT IP dengan Internet Akses (wifi), telepon PSTN, video conference, TVRO termasuk TV, dan Solar Cell sebagai power supply kelistrikannya.

Patrakom memiliki kemampuan penuh dalam penyediaan fasilitas telekomunikasi berbasis satelit ke seluruh pelosok negeri. Patrakom dipercaya Telkom untuk melaksanakan projek penyediaan fasilitas telekomunikasi di sebelas pulau terluar Indonesia sebagai tindak lanjut kerjasama antara PT Telkom dan TNI-AL, kata Director of Business Patrakom Endi Fitri Herlianto dalam rilis yang diterima, Jumat (6/2).

Layanan telepon dan internet nirkabel pun menjadi sarana yang bisa dimanfaatkan oleh prajurit TNI dan warga sehingga makin terhubung dengan dunia luar. Namun, fungsi lebih penting lagi yakni untuk mendukung pertahanan negara.

Proses pemasangan layanan selular di pulau-pulau terluar bukan hal mudah. Tidak hanya aparat TNI AL saja yang berjibaku di daerah perbatasan, tetapi kendala terberat juga dilakoni personel Patrakom dalam menyiapkan segala perangkat pendukung telekomunikasi di pulau-pulau terluar.

Menurut Director of Network Patrakom Djoko Wartopo, kondisi yang sangat ekstrim dalam melakukan perjalanan ke pulau-pulau terluar menjadi tantangan tersendiri bagi Patrakom terutama para teknisi-teknisinya.

Hal ini dikarenakan tidak ada transport regular menuju ke lokasi pulau-pulau terluar melainkan harus menggunakan kapal milik nelayan atau kapal milik TNI AL. Dengan kondisi cuaca yang sangat tidak bersahabat, lama perjalanan menuju ke Pulau Miangas adalah empat hari dan empat malam mengarungi lautan, kata Djoko.

Pulau-pulau terluar yang telah tersambung jaringan selular yakni Pulau Berhala di Sumatera Utara; Pulau Rondo di Aceh yang berbatasan dengan Thailand, India, Myanmar dan Malaysia, Pulau Nipah yang berbatasan dengan Singapura, Pulau Sekatung di Kepulauan Natuna yang berbatasan dengan Malaysia, Vietnam, dan Brunai Darusalam, Pulau Miangas di Sulawesi Utara, Pulau Marore di Sulawesi Utara yang berbatasan dengan Filipina, Pulau Bras di Papua, Pulau Fani di Papua, Pulau Fanildo di Papua yang berseberangan dengan Papua Nugini, Pulau Dana di NTT, dan Pulau Batek di NTT yang bersinggungan dengan Australia.

BERITA TERKAIT

Bank Daerah dan Swasta Didorong Ikut Danai Proyek Infrastruktur

      NERACA   Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT)…

Laba Pembangunan Jaya Ancol Tumbuh 1,4%

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) membukukan laba tahun 2018 sebesar Rp223 miliar atau tumbuh 1,4% dibandingkan dengan periode yang…

Daerah Produsen Sawit Percepat Penurunan Angka Kemiskinan

    NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan berbagai daerah yang merupakan penghasil kelapa sawit…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…

Kebijakan Registrasi SIM Dinilai Rugikan Penjual Kartu Perdana

Dampak diterapkannya kebijakan registrasi kartu SIM prabayar oleh pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) tahun lalu ternyata dinilai merugikan…