Semarak Perayaan Imlek di Pontianak - Hadirkan 500 Buah Lampion

Perayaan Imlek di Indonesia memang menjadi salah satu tujuan para wisatawan domestik maupun mancanegara. Di pelbagai kota di Tanah Air, seperti di pecinan hingga ke pusat perbelanjaan akan lekat dengan nuansaaksesoris oriental seperti lampion, bunga mei hua, dan akan tampilnya atraksi barongsai. Perayaan ini tentunya daya tarik wisata yang menghibur diiringi bunyi-bunyian dan kemeriahan.

Salah satu kota di Indonesia yang bersiap merayakan Imlek di Tanah Air adalah Pontianak di Kalimantan Barat.Lampion-lampion bersiap dipasang di kawasan pecinan Pontianak. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pontianak berharap kemeriahan Imlek dapat mendongkrak minat wisatawan berkunjung ke Pontianak baik lokal maupun mancanegara.

Berbagai pernak-pernik untuk merayakan Imlek ke-2566 banyak dijual di toko-toko di sekitar Jalan Gajah Mada, Pontianak yang merupakan kawasan pecinan. Penjualan sudah dimulai sejak pertengahan Januari dan akan sangat ramai saat satu minggu menjelang perayaan.

Pernak-pernik Imlek yang dijual antara lain pohon sakura, gantungan angpao, barongsai mini untuk anak-anak, dupa, lilin mulai dari ukuran kecil hingga besar, serta tempelan dinding dan gantungan yang berbentuk kambing sesuai dengan shio tahun ini. Pernak-pernik tersebut dijual mulai dari ratusan ribu hingga jutaan ribu rupiah. Pedagang di sana bisa mendapat untung hingga puluhan juta rupiah saat momentum tersebut.

Kemeriahan Imlek tidak hanya terasa di Jalan Gajah Mada, pernak-pernak pun mulai menghiasai sudut-sudut Kota Pontianak.Hal itu seperti bisa dilihat di Ayani Mega Mall Pontianak, Jalan Ahmad Yani. Bagian luar pusat perbelanjaan modern itu dihiasi sebanyak 500 buah lampion.

Saat Tahun Baru Imlek tiba, biasanya warga Tionghoa akan menggantungkan lampion dan kertas merah di rumah mereka. Sering pula menyalakan kembang api untuk memeriahkan suasana Imlek.Saat perayaan Imlek warga Tionghoa juga akan berpakaian rapi, bersih, dan sopan. Terutama akan mengenakan pakaian warna merah cerah yang melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan. Warga pun akan mendekorasi rumah agar rapi, nyaman dan menarik dimana melambangkan awal dari keberuntungan dan keberhasilan di tahun mendatang.

Selain itu, warga Tionghoa akan menyediakan beberapa sajian wajib di rumah mereka. Salah satu diantaranya adalah jeruk sebagai dekorasi atau hadiah. Selain kaya vitamin, jeruk kaya simbol yang melambangkan nasib baik. Saat hari Imlek, anggota keluarga juga akan menjalankan tradisi tuang teh yang dipersembahkan kepada orang tua seperti ayah, ibu, nenek, kakek ataupun orang yang lebih tua. Itu melambangkan bakti, penghormatan,dan rasa terima kasih kepada orang tua. Setelah orang tua menerima dan meminum teh merekaakan memberikan angpao dan doa yang berarti wujud sayang orang tua kepada anak.

Saat perayaan Imlek ada beberapa hal tabu untuk dilakukan warga Tionghoa seperti menggunakan benda tajam berupa gunting ataupun pisau karena bisa memotong keberuntungan. Selain itu, tidak menerima tamu di kamar tidur, semua orang harus berkumpul merayakan Imlek di ruang tamu.

BERITA TERKAIT

Tak Hanya Make Up Artis, HelloBeauty Hadirkan Beragam Layanan Kecantikan

Tak Hanya Make Up Artis, HelloBeauty Hadirkan Beragam Layanan Kecantikan NERACA Jakarta - Tampil cantik bak artis idola tentunya menjadi…

Bupati Lebak Dorong Petani Tingkatkan Kualitas Buah

Bupati Lebak Dorong Petani Tingkatkan Kualitas Buah NERACA Lebak - Bupati Lebak, Banten, Iti Octavia meminta petani meningkatkan kualitas aneka…

Jabar-BJB Hadirkan Inovasi Dalam Membayar Pajak Kendaraan

Jabar-BJB Hadirkan Inovasi Dalam Membayar Pajak Kendaraan NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)…

BERITA LAINNYA DI WISATA INDONESIA

Langkah Lampung Memulihkan Pariwisata Pasca Tsunami

Bencana tsunami Selat Sunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (22/12), tak hanya mengakibatkan korban luka-luka maupun jiwa, namun…

Mandeh, Destinasi Sport Tourism Baru di Sumatera Barat

Kawasan wisata Mandeh, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang selama ini dikenal sebagai Raja Ampat-nya tanah Minang resmi…

Jelang Imlek, Hotel di Singkawang Nyaris Penuh

Jelang perayaan Imlek dan Cap Go Meh, yang notabene masih tiga pekan lagi, hotel-hotel di Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat,…