Lautan Luas Garap Tiga Proyek Baru - Siapkan Capex Rp 250 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) mengalokasikan dana sebesar Rp250 miliar untuk membangun tiga proyek. Perseroan akan membangun proyek ini melalui entitas anak usahanya. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (9/2).

Direktur Lautan Luas, Danny S Adenan mengatakan, ketiga proyek tersebut di antaranya perluasan pabrik krimer di Mojokerto dan pembangunan gudang terpadu,”Pembangunan gudang terpadu yang disebut distribution centre di Semper, Tanjung Priok dan perluasan pabrik Poly Aluminium Chloride (PAC) di Tanggerang," katanya.

Dia menjelaskan, proyek perluasan pabrik krimer dan pembangunan gudang terpadu masih dalam taraf akhir perencanaan, permohonan izin bangunan pencarian teknologi, negosiasi kontraktor, pemasok angin dan penyandang dana. "Sementara permulaan pelaksanaan diperkirakan pada pertengahan 2015," imbuhnya.

Sementara, untuk proyek perluasan pabrik PAC di Tanggerang, kata Danny, sudah hampir selesai dengan anggaran cicilan tiga tahun buku. Selain untuk memperluas pabrik krimer, sebagian lagi untuk membangun distribution center.Hanya saja, menelisik dari rencana awal, penambahan kapasitas produksi krimer sejatinya merupakan rencana tahun lalu. Namun, hingga kini, Lautan Luas masih mencari suplier mesin produksi.

Dia berharap pabrik ini bisa dibangun pada kuartal II-2015 dan targetnya selesai akhir 2016. Selain ekspansi pabrik, perusahaan ini juga berencana membangun gudang di Tanjung Priok Jakarta Utara yang ditargetkan selesai 2016.

Selain fokus di dua proyek itu, manajemen Lautan Luas bakal merampungkan pabrik Poly Aluminium Chloride (PAC) di Tangerang. Perusahaan menganggarkan belanja modal US$ 7 juta untuk merampungkan proyek tersebut.

Ridwan Adipoetra, Head of Corporate Communication Lautan Luas menambahkan, dana investasi US$ 7 juta itu, digelontorkan tahun lalu. "Sekarang ini proses pembangunannya sudah 90%. Perkiraan kami, pada Mei 2015 sudah bisa selesai," kata Ridwan.

Di pabrik ini, perusahaan dengan kode saham LTLS di Bursa Efek Indonesia (BEI) ini ingin menambah produk baru untuk water treatment atau penjernih air yaitu High Pure Liquid. Hasil akhir dari produk ini ada yang berbentuk cair dan powder.

Untuk produk cair kapasitas produksi 184.000 metrik ton per tahun. Nah untuk powder kapasitasnya 20.000 metrik ton per tahun. Selain itu, ke depan manajemen Lautan Luas juga ingin menambah kapasitas produksi bahan baku kosmetik yang berada di bawah PT Lautan Ajinomoto Fine Ingredients. Tahun lalu Lautan Luas dan Ajinomoto meresmikan pabrik bahan baku asam amino untuk kosmetik dan perawatan tubuh. Kapasitas produksi pabrik ini 3.000 ton per tahun. "Sekarang ini kapasitas sudah maksimal," kata Herman Santoso, Operation Director PT Lautan Luas Tbk. (bani)

BERITA TERKAIT

Rencanakan Buyback Saham - CIMB Niaga Siapkan Dana Rp 25 Miliar

NERACA Jakarta – Agenda rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA), selain memutuskan pembagian dividen…

UNTR Siapkan Belanja Modal US$ 800 Juta

Danai pengembangan bisnis guna memacu pertumbuhan kinerja keuangan di tahun ini, PT United Tractors Tbk (UNTR) telah mengalokasikan belanja modal…

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…