Apartemen Majestic Point Serpong Mulai Topping Off - Ditargetkan Sesuai Jadwal

NERACA

Jakarta – Seiring meningkatnya hunian di kawasan pinggir Jakarta, yakni kawasan Serpong, memicu PT Prioritas Land Indonesia (PLI), pengembang yang kreatif dan inovatif untuk terus menyelesaikan beberapa proyek apartemen yang sudah di targetkan rampung sesuai jadwal. Rencananya pada 15 Feburari nanti, perseroan akan melakukan topping off (penutupan atap) Apartemen Majestic Point Serpong (MPS).

Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI), Marcellus Chandra dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, dengan dilaksanakannya topping off ini kepercayaan konsumen terhadap Prioritas Land Indonesia diharapkan akan semakin meningkat,”Sungguh sebuah kebahagiaan bagi kami atas pencapaian pembangunan apartemen pertama kami ini. Kami berharap, bukan hanya kami yang merasa bahagia, namun juga para konsumen kami, karena akan segera memiliki apartemen mewah di lokasi strategis, modern, dan terintegrasi,” ucap Marcell.

Apartemen yang terdiri dari dua tower, 32 lantai, dan 900 unit ini berada di segitiga emas kawasan Serpong, yakni Summarecon, Karawaci, dan BSD City. Selain dikelilingi kampus dan sekolah ternama, Majestic Point Serpong langsung berhadapan dengan Kampus Universitas Tarumanagara (Untar), yang masih dalam tahap pembangunan.

Sebagai informasi, apartemen MPS mulai melakukan pemancangan tiang pertama (ground breaking) pada Desember 2012 dan mulai aktif melakukan pembangunan sekitar April 2013. Hal ini sesuai dengan rencana dan komitment awal kepada para konsumen dan masyarakat bahwa topping off apartemen ini akan dilakukan pada awal 2015.

Apartemen yang langsung sold out setelah beberapa pekan diluncurkan ini diharapkan akan selesai melakukan finishing pada Oktober 2015 dan penyerahan kunci di akhir tahun ini juga. Kemudian kehadiran Gading Serpong selain sebagai tempat hunian yang mewah dan nyaman juga sudah banyak bermunculan berbagai pusat bisnis, dan perdagangan, dan perkantoran. Dengan demikian, kehadiran SOHO (small office home office) tentunya sangat dinantikan.

Jelih melihat peluang dan kebutuhan tersebut, Prioritas Land Indonesia, pengembang properti yang dimotori oleh anak-anak muda yang berusia 30-an tahun ini, akhirnya memutuskan untuk menghadirkan puluhan unit SOHO yang dilego mulai dari Rp 600 juta hingga Rp 850 juta dengan luas 40 m2 – 80 m2. SOHO ini tepat berlokasi di lantai dasar Apartemen Majestic Point Serpong. Namun saat ini SOHO tersebut hanya tersisa 20 unit saja dari sebelumnya 32 unit sejak diluncurkan beberapa waktu yang lalu.

Marcell menuturkan, sebagian besar konsumen yang membeli SOHO tersebut berencana membuka kantor konsultan, notaris, klinik, dan pengacara. Selain berada di lokasi yang strategis, SOHO ini dari segi design juga memiliki kelebihan, yakni sangat fleksibel, dimana pemilik bisa dengan mudah mengatur dan menata ruang kantor sesuai dengan kenginanannya,“Kelebihannya lainnya adalah, SOHO ini bisa buka 24 jam. Artinya, pemilik SOHO nantinya tidak akan terganggu untuk menjalankan aktivitas bisnisnya,” ucap Marcell.

Untuk semakin melengkapi fasilitas Apartemen MPS ini, pihak Prioritas Land Indonesia juga menyediakan sebanyak 60 unit kios (terjual 90%) serta ruko (rumah toko) yang sudah ludes terjual. Apartemen dan berbagai fasilitas penunjangnya ini mudah diakses hanya 5 menit menuju pintu tol Jakarta dan Merak, dan 15 menit menuju pintu tol Jorr Jakarta – Serpong. Dikelilingi oleh beberapa universitas / sekolah ternama, seperti Universitas Pelita Harapan Karawaci, Swiss German University, Jakarta Nanyang School, Universitas Bina Nusantara, Prasetya Mulya, Stella Maris International School, dan Sekolah Tarakanita. Majestic Point Serpong juga dikelilingi oleh sejumlah tempat perbelanjaan, diantaranya adalah Lippo Supermall Karawaci, Summarecon Mall Serpong, Mall of Alam Sutera, BSD Square, Teras Kota, BSD Plaza, dan Living World. Terdapat sejumlah rumah sakit, seperti Siloam Hospital Karawaci, Rumah Sakit St. Carolous, Rumah Sakit Awal Bros, Eka Hospital BSD, dan Rumah Sakit Mayapada. (bani)

BERITA TERKAIT

Mantan Ketua MK - Sengketa Pemilu Diselesaikan Sesuai Aturan

Mahfud MD Mantan Ketua MK Sengketa Pemilu Diselesaikan Sesuai Aturan Sleman - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, meminta…

BPKN: Segera Revisi UU Perlindungan Konsumen! - DINILAI TIDAK SESUAI PERKEMBANGAN ZAMAN

Jakarta-Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) mendesak pemerintah agar merevisi Undang-undang No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Karena UU tersebut…

Terlalu Vulgar, Film "After" Tidak Sesuai Budaya Indonesia

Jakarta-Baru dirilis 16 April 2019 di berbagai bioskop di Indonesia, film ‘After’ sudah mengundang kontroversi. Berbagai sorotan, terutama karena adanya…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…