Tower Bersama Rilis Global Bond

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melalui anak usahanya, TBG Global Pte Ltd, menerbitkan obligasi global (global bond) senilai US$ 350 juta dengan bunga 5,25%. Obligasi itu merupakan surat utang tanpa jaminan yang jatuh tempo pada 2022. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Dijelaskan, obligasi tersebut dijamin oleh Tower Bersama tanpa syarat dan tidak dapat ditarik kembali. Rencananya, penawaran surat utang 2022 akan ditutup pada 10 Februari 2015. Jumlah bersih yang akan diterima setelah dikurangi biaya penjaminan emisi dan komisi, serta pengeluaran lainnya menjadi sebesar US$ 345,3 juta.

Perusahaan jasa penyewaaan BTS ini akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk pembiayaan kembali (refinancing) perjanjian pinjaman revolving tertanggal 21 November 2014 senilai US$ 300 juta. Sisanya akan digunakan untuk refinancing fasilitas pinjaman yang jatuh tempo pada November 2015. Asal tahu saja, per September 2014, total pinjaman bruto dan kas setara kas Tower Bersama masing-masing sebesar Rp 14,82 triliun dan Rp 578,99 miliar. Setelah penerbitan obligasi, total utang bruto perseroan menjadi Rp 16 triliun. Sedangkan kas dan setara kas menjadi Rp 1,7 triliun.

Berdasarkan laporan Global Capital, pekan lalu, perseroan telah melakukan roadshow selama dua hari di Hong Kong, Singapura, dan London. Perseroan menunjuk ANZ, Bank of America Merrill Lynch, Citi, Credit Agricole, dan UBS sebagai joint global co-ordinators.

Direktur Keuangan Tower Bersama Helmy Yusman Santoso pernah bilang, perseroan melihat kondisi pasar serta opsi pendanaan eksternal lain dalam penerbitan obligasi tersebut. Pada 21 November 2014, perseroan mengantongi pinjaman sindikasi senilai US$ 1,3 miliar dari 11 bank. Sebanyak US$ 900 juta dari pinjaman itu digunakan untuk refinancing utang, sedangkan sisanya US$ 400 juta untuk kebutuhan belanja modal 2015. (bani)

BERITA TERKAIT

Gandeng Kerjasama Tanamduit - Investree Rilis Promo Bonus Reksa Dana

NERACA Jakarta – Guna mengoptimalkan minat masyarakat, khususnya generasi milenial berinvestasi di reksa dana, maka beberapa agen penjual efek reksa…

HM Sampoerna Raih Global CSR Awards 2019

NERACA   Jakarta - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) dianugerahi Global CSR Awards 2019 dalam kategori Best Workplace Practices pada…

Menang IMFA, Pemerintah Jangan Lengah - Oleh : Rachmi Hertanti, Direktur Eksekutif Indonesia for Global Justice (IGJ)

Kemenangan Indonesia di India Metal Ferro Alloys (IMFA) boleh diapresiasi dan sambut baik. Tapi,  pemerintah Indonesia tidak boleh lengah atas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…