Go Private, Saham Unitex Disuspensi

Rencana menjadi perusahaan tertutup atau go private menjadi alasan bagi PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT Unitex Tbk (UNTX). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (5/2).

Kata Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Non Group BEI, Arif M Prawirawinata mengatakan, sanksi suspensi tersebut diberikan lantaran perseroan berencana menjadi perusahaan tertutup (go private) dan delisting dari BEI,”Merujuk surat PT Unitex Tbk pada 4 Februari 2014 tersebut, maka Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan,”ujarnya.

Dia menjelaskan, suspensi dilakukan di seluruh pasar mulai sesi I perdagangan efek hari ini hingga pengumuman lebih lanjut. Terkait hal tersebut, Bursa juga meminta kepada pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.

Sekadar informasi, UNTX merupakan anak usaha dari perusahaan Jepang, Unitika Limited. UNTX bergerak di bidang pembuatan benang, tenunan dan kain berbahan baku campuran polyster dan kapas. UNTX melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) pada 1982 di Bursa Efek Jakarta (BEJ), dengan melepas 733.500 saham pada harga penawaran Rp1.475 per lembar.

Namun pada awal Juli 1997, saham perseroan di BEJ dibatalkan pencatatannya (delisted) lantaran seluruh sahamnya dicatatkan di Bursa Efek Surabaya. Kemudian, seiring dengan bergabungnya BEJ dan Bursa Efek Surabaya, perusahaan mencatatkan sahamnya sebanyak 8,07 juta saham di BEI ada 1 Desember 2007. (bani)

BERITA TERKAIT

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

POWR Realisasikan Buyback 17,8 Juta Saham

PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) telah melakukan pembelian kembali saham atau buy back sebesar 17,8 juta lembar saham dari periode…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…