Lagi, PTPP Terbitkan Obligasi Rp 300 Miliar - Tawarkan Kupon 10,2%

NERACA

Jakarta –Selain bakal mendapatkan suntikan modal dari pemerintah atau penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp 4,4 triliun pada 2016, PT Pembangunan Perumahan Tbk (Persero) atau PTPP juga melakukan penawaran Obligasi Berkelanjutan I tahap II tahun 2015 senilai Rp300 miliar, dengan kupon 10,2%.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (5/2), Corporate Secretary PTPP Taufik Hidayat mengatakan, penerbitan obligasi tersebut adalah kelanjutan dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi I PT PP dengan target dana Rp1 triliun,”Obligasi berkelanjutan I PTPP tahap II tahun 2015 ini memiliki jumlah pokok sebesar Rp300 miliar,”ujarnya.

Sebagai catatan, emiten konstruksi pelat merah tersebut sebelumnya telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I PT PP tahap I tahun 2013 sebesar Rp700 miliar. Lebih lanjut dia menjelaskan, Obligasi Berkelanjutan I tahap II ini memiliki jangka waktu lima tahun, dengan bunga tetap sebesar 10,20% per tahun, yang pembayaran bunga pertama dilakukan pada 24 Mei 2015.

Disebutkan, bunga obligasi dibayarkan setiap kuartal sesuai tanggal pembayaran bunga obligasi, sedangkan pembayaran bunga terakhir dilakukan pada saat jatuh tempo 24 Februari 2020. PT Pefindo memberikan peringkat idA untuk obligasi ini. Bahana Securities, CIMB Securities Indonesia dan Mandiri Sekuritas ditunjuk menjadi penjamin emisi obligasi dan wali amanat adalah PT Bank Permata Tbk.

Masa penawaran dilakukan pada 17-18 Februari 2015 dan pencatatan di BEI pada 25 Februari 2015. Dana hasil dari penerbitan obligasi setelah dikurangi biaya emisi seluruhnya akan digunakan sebagai modal kerja perseroan, seperti pembangunan gedung, pelabuhan, jalan dan jembatan serta infrastruktur lain.

Tahun ini, PTPP menargetkan laba bersih sebesar Rp730 miliar atau tumbuh 35% dibanding laba bersih 2014 yang diproyeksikan sebesar Rp530 miliar. Direktur Keuangan PTPP, Tumiyono pernah bilang, kenaikan laba sejalan dengan gencarnya program pembangunan infrastruktur yang dicanangkan pemerintah yang diharapkan mendorong seluruh pilar bisnis perusahaan,”Pada 2015 perseroan juga menargetkan pendapatan tumbuh sekitar 35% menjadi Rp19 triliun, dari estimasi pendapatan tahun 2014 yang diperkiraan sebesar Rp14,22 triliun,”ujarnya.

Selama tahun 2015, perseroan menargetkan meraih kontrak baru (order book) sebesar Rp27 triliun, melonjak 25% dari kontrak baru tahun 2014 sebesar Rp21,595 triliun. Maka dengan begitu total order book perseroan akan menembus angka Rp55 triliun, terdiri atas order book 2015 sebesar Rp27 triliun, dan kontak peralihan (carry over) dari tahun sebelumnya sekitar Rp27,6 triliun.

Pada tahun ini juga, PTPP akan membawa anak usahanya, PTPP Properti untuk go public atau melakukan penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Rencananya, anak usaha perusahaan plat merah ini akan melepas saham sebanyak 30% dan akan di lakukan pada kuartal II tahun ini atau bulan Mei.

Disebutkan, perseroan menargetkan perolehan dana dari IPO sebesar Rp1,5 triliun. Namun perseroan masih merundingkan penggunaan dana IPO tersebut. PT PP Properti mencatatkan kinerja keuangan yang cemerlang pada 2014. Perseroan mencatatkan marketing sales sebesar Rp1,4 triliun sepanjang 2014 dari target awal tahun yakni Rp800 miliar. Sedangkan, untuk 2015 ini PT PP Properti menargetkan marketing sales sebesar Rp2,5 triliun. (bani)

BERITA TERKAIT

Danai Ekspansi Pembiayaan - Lagi, SMF Terbitkan Obligasi Rp 9 Triliun

NERACA Jakarta – Bila tidak ada aral melintang, tahun ini PT. Sarana Multigriya Finansial Persero (SMF) berencana menerbitkan surat utang…

Wagub Jabar: Pembentukan DOB Tidak Bisa Ditawar Lagi

Wagub Jabar: Pembentukan DOB Tidak Bisa Ditawar Lagi NERACA Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat (Wagub Jabar) Uu Ruzhanul Ulum…

Terbitkan Rights Issue - Global Mediacom Patok Harga Rp 360

NERACA Jakarta –Perkuat struktur permodalan dalam mendanai ekspansi bisnisnya, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) berencana melakukan penambahan modal dengan menerbitkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Transaksi Saham di Sumut Masuk 10 Besar

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) mengungkapkan, transaksi investor pasar modal di Sumut masuk 10 besar nasional…

IPCC Serap Dana IPO Rp 525,28 Miliar

Sejak mencatatkan saham perdananya di pasar modal tahun kemarin, PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC) telah memakai dana penawaran umum…

Armada Berjaya Bidik Dana IPO Rp39 Miliar

Satu lagi perusahaan yang bakal IPO di kuartal pertama tahun ini adalah PT Armada Berjaya Trans Tbk. Perusahaan yang bergerak…