Pemkot Jadikan Bogor Sorganya Pejalan Kaki - Gunakan Dana CSR

NERACA

Guna mewujudkan Kota Bogor sebagai kota sejuta taman dan sorganya pejalan kaki, Pemerintah Kota Bogor rela mengucurkan anggaran puluhan miliar rupiah untuk membangun berbagai taman tematik.

“Kami akan terus membuat dan membangun taman-taman di Kota Bogor. Tahun ini ada beberapa taman tematik yang akan kita bangun,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, di Balaikota Bogor baru-baru ini

Taman-taman itu antara lain taman kuliner halal center di Sempur, taman vertikal di depan Stasiun Bogor di Jalan Mayor Oking, taman kencana, dan taman kembar di Bantarjati.

Bima Arya mengatakan dana untuk membangun taman bukan hanya dari anggaran daerah atau APBD, tapi juga dana sosial dari perusahaan lewat program CSR (corporate social responsibility). Taman-taman yang sudah ada juga akan dioptimalkan.

“Khusus di Sempur, kita akan bangun taman kuliner halal center. Dana pembangunannya dari CSR. Desainnya sudah ada, secepatnya akan dilakukan proses pembangunan,” imbuh dia

Sementara itu Kepala Bidang Pertamanan Dinas Pertamanan Kota Bogor, Dian Herdiawan mengatakan, Pemkot di tahun 2015 ini, mengucurkan dana Rp 10 miliar untuk pembangunan semua taman di sejumlah lokasi.

“Target kami mencetak 1 hektare taman setiap tahunnya sehingga ruang terbuka hijau kita semakin bertambah dan Kota Bogor menjadi Kota Sejuta Taman dan surga bagi pejalan kaki. Khusus taman vertikal yang berlokasi di sepanjang pagar di depan Stasiun Bogor di Jalan Mayor Oking, akan digunakan anggaran 2014,” ujar dia

Seperti diketahui, pada pagar pembatas koridor khusus pejalan kaki yang menuju Stasiun Bogor Jalan Mayor Oking, kini telah ditanami tanaman vertikal. Koridor khusus pejalan kaki yang awalnya hanya dibatasi dengan pembatas biasa, kini telah dibangun pagar permanen.

Beberapa macam tanaman bunga juga tersusun rapi di tembok pagar sepanjang 300 meter tersebut. Terlihat indah memang. Itu berbeda saat di lokasi belum terpasang koridor khusus pejalan kaki, dimana pejalan kaki dengan bebas menyeberang jalan, dan angkot yang semaunya berhenti mencari atau menunggu penumpang.

Pembangunan taman vertikal di Jalan Mayor Oking ini, selain untuk mempercantik pagar di depan Stasiun Bogor, juga bertujuan untuk menutup pedagang kaki lima mangkal di sekitar pagar yang menyebabkan kemacetan dan kesemrawutan arus lalu lintas.

“Pemasangan taman vertikal juga akan dilakukan di beberapa titik lain seperti underpass Jalan Pajajaran, dan Tugu Narkoba Jalan Sholeh Iskandar Bogor,” kata Dian Herdiawan

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, terus berupaya menekan…

Pemkot Depok Akan Renovasi 10 Puskesmas

Pemkot Depok Akan Renovasi 10 Puskesmas NERACA Depok - Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) akan merenovasi 10 gedung pusat kesehatan…

Lepas 6,2 Juta Saham BSDE - Muktar Widjaja Raup Dana Rp 9,20 Miliar

NERACA Jakarta – Terkoreksinya kinerja keuangan PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) di 2018, membuat emiten properti ini bekerja keras…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Program Penghapusan Stunting - Indocement Beri Makanan Tambahan Anak Sekolah

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan juga dukungan kepada pemerintah dalam menghapus stunting atau gizi buruk, manajemen industri…

Peduli Sisi Kemanusiaan - RFB Gelar Donor Darah Diikuti Oleh 200 Peserta

Di balik geliat bisnis PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di industri bursa berjangka, perseroan selalu menjaga keseimbangan dalam melaksanakan peran…

Komitmen Indosat Sebarkan Pesan Positif - Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Bijak Bersosmed

Di era digital saat ini, berbagai macam informasi mudah didapatkan yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Dibalik pluas…