Saham Borneo Energi Kembali Disuspensi

Lagi, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara atau suspensi perdagangan efek PT Borneo Lumbung Energi & Metal Tbk (BORN) pada pembukaan perdaganga Selasa. Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (3/2).

P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I BEI, Imron Hamzah, dan Kepala Divisi Operasional Perdagangan BEI, Eko Siswanto mengungkapkan, pikah bursa memutuskan melakukan penghentian sementara perdagangan efek perseroan di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi pertama perdagangan saham hari ini.

Maka dengan demikian, efek perseroan hanya dapat diperdagangkan di pasar negosiasi hingga pengumuman lebih lanjut. Suspensi ini merujuk pada Surat Bursa No: S-00294/BEI.PG1/01-2015 tertanggal 19 Januari 2015 perihal peringatan tertulis II dan denda. Serta merujuk pada ketentuan II.3. Peraturan Bursa Nomor I-H tentang Sanksi.

Sekadar informasi, BEI sebelumnya mencabut suspensi perseoran pada 30 Januari 2015 setelah pada hari yang sama juga disuspensi berkaitan dengan belum dipenuhinya kewajiban penyampaian laporan keuangan interim 30 September 2014. Adapun hingga 29 Januari 2015, merupakan batas akhir penyampaian laporan keuangan dan pembayaran denda. Adapun bursa telah memberikan peringatan tertulis III dan tambahan denda sebesar Rp150 juta karena terlambat menyampaikan laporan keuangan dimaksud. (bani)

BERITA TERKAIT

Asuransi Kesehatan Kembali Merugi

    Oleh: Ambara Purusottama School of Business and Economic Universitas Prasetiya Mulya   Hingga akhir tahun 2018 lalu defisit…

Bintraco Dharma Stock Split Saham 1:10

Jakarta - Tingkatkan likuiditas harga saham di pasar, PT Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma Tbk (CARS) akan melakukan stock split …

LPPF Agendakan Buyback Saham Tambahan

Menjaga pertumbuhan kinerja harga saham, PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) berencana melakukan tambahan buy back atau pembelian kembali atas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Penjualan Kirana Megatara Turun 16,07%

Di tahun 2018, PT Kirana Megatara Tbk (KMTR) mencatatkan penjualan bersih Rp 10,16 triliun atau terkoreksi 16,07%, dibandingkan tahun sebelumnya…

Operasi Tangkap Tangan KPK - KRAS Pastikan Tidak Pengaruhi Kinerja

NERACA Jakarta - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) memastikan, operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan…

ITMG Bagikan Dividen US$ 261,50 Juta

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memutuskan untuk membagikan dividen final senilai…