Capitol Mulai Datangkan Kapal AHTS

Perusahaan pelayaran PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) berencana untuk melakukan aksi korporasi berupa pengambilalihan sebuah kapal berjenis Anchor Handling Tug Supply (AHTS). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Direktur Perseroan, Jansen Warokka mengatakan, sehubungan dengan rencana itu maka salah satu persyaratan yang dibutuhkan antaral lain laporan keuangan akuntan publik yang diaudit atas laporan tengah tahunan dan akhir 31 Desember 2014.

Perseroan memutuskan untuk menyampaikan laporan keuangan tengah tahunan perseroan paling lambat pada akhir bulan ketiga setelah tanggal laporan keuangan tahunan, disertai laporan akuntan dalam rangka audit sesuai dengan aturan OJK. Tahun ini perseroan menargetkan pendapatan sebesar US$24,17 juta atau Rp311,90 miliar, dibandingkan perkiraan pendapatan tahun 2014 sebesar US$17,81 miliar atau Rp229,82 miliar.

Kemudian untuk belanja modal, perseroan menganggarkan sebesar US$ 14 juta atau Rp 180,6 miliar (kurs Rp 12.900). Disebutkan, belanja modal tersebut juga untuk mendanai pembelian satu kapalanchor tug handling supply(AHTS) dalam rangka menggarap bisnis lepas pantai yang akan mulai dilakukan perseroan pada ini.Kabarnya, perseroan sudah memesan satu kapal dan melunasi DP sebesar US$ 1,5 juta.

Kata Jansen, kapal tersebut akan didatangkan dari perusahaan Singapura pada kuartal I tahun 2015 mendatang.Sementara itu, untuk pendanaan perseroan akan dikombinasikan dari pinjaman perbankan serta dana internal perseroan. "Dananya 80% dari pinjaman bank. 20% kita akan lihat dari internal atau juga bisa dari pinjaman grup," terangnya. (bani)’

Diketahui, pada tahun ini perseroan telah menambah sebanyak tiga kapal baru sehingga total kapal yang dimiliki CANI menjadi sebanyak 63 unit kapal dan dua unitcrane crawler. Pada tahun ini kontribusi terbesar pendapatan perseroan dihasilkan dari jasa penyewaaan kapaltime charteryang mengontribusikan sebesar US$ 16,78 juta atau 94,2% dari total keseluruhan pendapatan CANI. (bani)

BERITA TERKAIT

BNI Terbitkan Global Bond US$ 500 Juta

Perkuat modal dalam mendukung ekspansi bisnisnya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) berencana menerbitkan obligasi dalam denominasi dollar atau global…

Kontrak Baru PTPP Meleset dari Target

Geliat pembangunan infrastruktur di tahun 2019 kemarin, belum mampu memenuhi target PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam mencapai raihan kontrak…

Pefindo Beri Peringkat Negatif Outlook WSKT

Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengubah outlook PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari stabil menjadi negatif. PT Waskita Karya Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tambah Fasilitas Produksi Gas - Sale Raya Targetkan Dana IPO US$ 100 Juta

NERACA Jakarta — Menggeliatnya industri minyak dan tambang (migas) dimanfaatkan langsung PT Sele Raya untuk mencari permodalan di pasar modal…

Danai Belanja Modal - Smartfren Kantungi Pinjaman Rp 3,10 Triliun

NERACA Jakarta – Danai pengembangan bisnisnya, PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), melalui PT Smart Telecom meraih kredit dari China Development…

Selesaikan Lilitan Utang - MYRX Tawarkan Aset dan Konversi Saham

NERACA Jakarta – Menyampaikan itikad baik untuk melunasi utang akibat gagal bayar atas pinjaman individu, PT Hanson International Tbk (MYRX)…