Honda Beat Masih Menjadi Andalan Honda - di 2015

NERACA

Main Dealer sepeda motor Honda wilayah DKI Jakarta dan Tangerang PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) masih menjagokan Honda BeAT (all series) sebagai penyumbang terbesar penjualan matik Honda.

"Tahun 2015 target untuk Honda BeAT sebesar 210.000 unit, sedangkan target all type 518.000 unit," kata Head of Corporate Communication WMS Dwi Yarto Mulyono di Jakarta, Sabtu.

Sepanjang 2014, penjualan matik (all type) Honda di wilayah Jakarta dan Tangerang berhasil mendominasi pasar sebanyak 68,1 persen jauh mengungguli kompetitor. Berdasarkan data WMS, jenis matik menjadi penyumbang penjualan sepanjang 2014 dengan kontribusi sebanyak 79,4 persen.

Dengan total penjualan matik sebesar 361.139 unit, Honda BeAT (all series) menyumbang terbesar dengan total 194.199 unit dengan BeAT CW F1 jadi jawara dari penjualan sebanyak 169.982 unit. Sedangkan Honda Vario (all series) berhasil membukukan penjualan sebanyak 88.170 unit.

Sementara itu, Honda Spacy 7.963 unit, Honda Scoopy 34.570 unit, Honda Vario 110 35.788 unit, dan PCX 450 unit. WMS meningkatkan target untuk Honda BeAT karena diyakini hadirnya model terbaru Honda BeAT yakni All New Honda BeAT eSP dan All New Honda BeAT POP eSP bisa menjadikan matik tersebut sebagai primadona.

All New Honda BeAT eSP lahir dengan desain sporty handle cover berlekuk tajam dan konsep stylish dan lekuk lebih halus di All New Honda BeAT POP eSP. Mempertahankan bentuk ramping, BeAT eSP dan BeAT POP eSP diperkaya dengan fitur skutik premium dan irit bahan bakar.

Mengusung mesin baru 110cc eSP merupakan inovasi canggih matik berperforma tinggi dan tentu saja ramah lingkungan. "Keunggulan matik Honda dengan adanya Teknologi eSP, juga unggul dalam akselerasi dan keiritan bahan bakar," jelas Dwi.

Teknologi eSP (Enhanced Smart Power) menghasilkan pembakaran sempurna melalui rotasi vertikal dengan pencampuran bahan bakar dan udara lebih optimal. Dengan teknologi tersebut, gesekan offset silinder, roller rocker arm, dan dinding silinder menjadi berkurang. Ditambah lagi dengan teknologi ACG starter yang meredam suara starter dan menjadi dasar aplikasi fitur ISS (Idling Stop System).

BERITA TERKAIT

Tutup CGV di Mall of Indonesia - Graha Layar Masih Agresif Buka Layar Baru

NERACA Jakarta –PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ) menutup kegiatan operasional layar lebar CGV di pusat perbelanjaan Mall Of I…

E-Bookbuilding Rampung Tengah Tahun - Peran BEI Masih Menunggu Arahan OJK

NERACA Jakarta – Mendorong percepatan modernisasi pelayanan pasar modal di era digital saat ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama…

PENYEBAB PERTUMBUHAN EKONOMI TAK BISA TUMBUH TINGGI - Bappenas: Produktivitas SDM Masih Rendah

Jakarta-Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Prof Dr. Bambang Brodjonegoro kembali mengingatkan, pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Hadir Dalam Tiga Tipe, All New Camry Lebih Mewah dan Agresif

PT Toyota Astra Motor (TAM) membuka tahun 2019 dengan menghadirkan All New Camry yang diklaim memiliki tampilan lebih mewah dan…

Pabrikan Volkswagen Cetak Rekor Penjualan di 2018

Volkswagen mencetak rekor pada 2018 dengan menjual 6,24 juta kendaraan bermerek VW, terlepas dari masalah pengiriman yang disebabkan oleh aturan…

Ford Rencanakan Teknologi Nirkabel Baru Untuk Mobil

Ford Motor Co mengatakan pada Senin (7/1) bahwa pihaknya berencana untuk meluncurkan teknologi nirkabel untuk model kendaraan baru di Amerika…