Industri Kelapa Sawit Butuh SDM Handal

Tenaga kerja terampil di perkebunan kelapa sawit di Indonesia sangat dibutuhkan, sejalan dengan target produksi CPO Indonesia dan persaingan menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015,”Kita sebagai user membutuhkan pasokan SDM yang mumpuni di bidang kebun, pabrik dan administrasi,”kata Direktur Utama Widya Corporation yang juga menjabat Ketua Bidang Organisasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Tjokro Putro Wibowo di Jakarta, kemarin.

Dirinya menambahkan, saat ini cukup banyak perusahaan kelapa sawit yang sulit menemukan tenaga kerja terampil yang memiliki kualifikasi khusus di bidang perkelapasawitan. Asal tahu saja, dalam satu dekade terakhir, konsumsi minyak sawit tumbuh rata-rata 8-9% per tahun dan diperkirakan akan semakin meningkat.

Menurutnya, peningkatan ini seiring dengan meningkatnya tren penggunaan bahan bakar alternatif berbasis minyak nabati, seperti biodiesel,”Indonesia akan semakin dominan ke depan dengan perkembangannya yang tetap signifikan. Begitu juga terjadi perkembangan di Malaysia. Tanpa dukungan SDM yang berkualitas, kita akan selalu tertinggal dan tidak bisa bersaing di pasar internasional,”ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Direktur Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, Stephanus Nugroho Kristono, dimana kebutuhannya akan tetap tinggi,”Saat ini dan pada masa mendatang banyak perusahaan perkebunan kelapa sawit yang membutuhkan tenaga terampil yang terdidik. Apalagi kampus kami juga memperhatikan asas kesinambungan dalam setiap aspek mata kuliah dan prakteknya,”ujarnya.

Menurut Nugroho, penyiapan SDM berkualitas dalam industri kelapa sawit sejak dini bisa menjadi jawaban bagi Indonesia untuk menampung tenaga kerja di era global saat ini. Bahkan selama ini terbukti banyak perusahaan kelapa sawit di luar negeri yang juga mengambil tenaga kerja terampil dari Indonesia. Apalagi telah muncul kesadaran di antara mahasiswa dan orang tua untuk mencari kampus yang lulusannya siap bekerja. (bani)

BERITA TERKAIT

Dunia Usaha - Ekonomi Kreatif Harus Didorong Jadi Industri Digital Unggulan

NERACA Jakarta – Pemerintah akan mendorong ekonomi kreatif menjadi salah satu industri digital unggulan untuk menjawab tantangan penciptaan lapangan kerja…

PLN Uji Coba Bahan Bakar Sawit 100 Persen di Pembangkit

NERACA Jakarta – PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) melakukan uji coba dengan beberapa mesin pembangkit dengan menggunakan 100 persen BBN…

Pemerintah Selaraskan Pendidikan dan Industri

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berkomitmen untuk turut memajukan dunia pendidikan agar selaras dengan perkembangan dan kebutuhan dunia industri…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BTN Dorong Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap mendorong pertumbuhan ekonomi di Bengkulu agar bisa lebih maju lagi, salah satunya melalui…

Kinerja Keuangan Melorot - ANJT "Kencangkan Ikat Pinggang" di Operasional

NERACA Jakarta – Terkoreksinya pencapaian kinerja keuangan PT Austindo Nusantara Tbk (ANJT) di paruh pertama tahun ini, menjadi pertimbangan emiten…

Pasar Respon Positif Nota Keuangan 2020

NERACA Jakarta – Pidato nota keuangan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 yang disampaikan presiden Joko…