Bank ICBC Rilis Obligasi Rp 6,31 Triliun

NERACA

Jakarta – Baik bank asing atau bank lokal, saat ini tengah berlomba-lomba untuk meningkatkan likuiditas modalnya dalam mendanai ekspansi bisnis. Hal inilah yang dilakukan bank dari Cina, Bank ICBC Indonesia menerbitkan obligasi sebesar Rp6,31 triliun atau setara US$ 500 juta.

Deputy Head, Strategic Management and Transformation Office ICBC Indonesia, Surya Wijaya mengatakan, surat utang itu memiliki jangka waktu tiga tahun dan kuponnya 2,2%,”Saat ini, perseroan memperoleh peringkat atau rating Baa2 dengan outlook stabil untuk pinjaman angka panjang dari lembaga pemeringkat internasional, Moody's Investment Services,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pendanaan dari instrumen obligasi akan meningkatkan penyaluran kredit Bank ICBC Indonesia menjadi Rp32,4 triliun pada tahun ini, naik 30% dibandingkan tahun sebelumnya Rp24 triliun. Aset Bank ICBC Indonesia saat ini sebesar Rp45 triliun. Pada Desember 2014 lalu tercatat Rp39 triliun.

Surya mengatakan, Bank ICBC Indonesia berencana menyalurkan kredit di sektor industri yang berorientasi ekspor, manufaktur, dan infrastruktur. Dana penyaluran kredit ke sektor infastruktur akan meningkat pada 2015 ini.

Presiden Direktur Bank ICBC Indonesia, Shen Xiaoqi, menambahkan obligasi tersebut akan digunakan untuk membiayai pinjaman jangka panjang. "Untuk mendukung pertumbuhan Indonesia, terutama dalam kaitannya dengan proyek jangka panjang," tuturnya.

Obligasi senilai Rp6,31 triliun rencananya akan dibeli pemegang saham utama PT Bank ICBC Indonesia, ICBC Ltd. Sebagai informasi, tahun ini perseroan akan fokus menggarap pasar domestik. Shen Xiaoqi pernah bilang, sebagai komitmen perseroan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, maka di tahun ini akan lebih fokus pada pasar dalam negeri.

Bahkan, demi komitmen tersebut, ICBC limited, induk dari PT Bank ICBC Indonesia akan menambahkan modal sebesar US$ 250 juta. Dengan demikian, total modal Bank ICBC Indonesia menjadi dua kali lipat dari total modal bank dalam tujuh tahun yang lalu,”Hal ini merupakan dukungan besar dari pemegang saham ICBC Ltd, bagi ICBC Indonesia dan juga menunjukkan keyakinan ICBC Ltd akan prospek perkembangan negara Indonesia yang stabil, makmur, kuat dan sejahtera, baik pada saat ini maupun pada masa depan,”ungkapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, ICBC Indonesia akan semakin memperhatikan kebutuhan pasar dengan mengembangkan lebih banyak produk dan layanan keuangan yang dibutuhkan dalam pasar domestik dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan perbankan yang baik,”Kami akan bekerja lebih keras, lebih terarah, dan meningkatkan kinerja dalam berbagai pekerjaan termasuk inovasi produk, reformasi prosedur, pelayanan nasabah, ekspansi pasar, manajemen internal, pengontrolan resiko, tata kelola perusahaan yang baik, dan tanggung jawab sosial perusahaan,” ujarnya.

Tak sekedar peningkatan kinerja perusahaan, Shen juga menyatakan komitmennya dalam meningktakan kapasitas karyawan ICBC Indonesia di tahun 2015, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada karyawan yang berprestasi untuk menjalani training perbankan di Tiongkok. (bani)

BERITA TERKAIT

Pacu Penjualan Rumah Murah - Hanson Bidik Dana Rights Issue Rp 8,78 Triliun

NERACA Jakarta – Perkuat modal guna menggenjot pertumbuhan bisnis penjualan rumah murah, PT Hanson International Tbk (MYRX) bakal menggalang pendanaan…

UNTR Bagikan Dividen Rp 4,45 Triliun

NERACA Jakarta – Meskipun harga komoditas belum punih semuanya, emiten alat berat, PT United Tractors Tbk (UNTR) masih berkomitem untuk…

Gandeng Kerjasama Tanamduit - Investree Rilis Promo Bonus Reksa Dana

NERACA Jakarta – Guna mengoptimalkan minat masyarakat, khususnya generasi milenial berinvestasi di reksa dana, maka beberapa agen penjual efek reksa…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Astrindo Raih Pendapatan US$ 27,16 Juta

NERACA Jakarta – Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) membukukan pendapatan sebesar US$27,16 juta atau melesat…

Optimalkan Tiga Lini Bisnis Baru - Mitra Investindo Siapkan Capex US$ 3 Juta

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan usaha pasca bisnis utama terhenti pada akhir tahun lalu, PT Mitra Investindo Tbk (MITI) bakal…

Laba Betonjaya Melesat Tajam 144,59%

Di tahun 2018, PT Betonjaya Manunggal Tbk (BTON) mencatatkan laba tahun berjalan senilai Rp27,81 miliar atau naik 144,59% dibandingkan periode…