Enam Bank Layani Pembayaran Parkir Elektronik

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Mega Tbk, dan PT Bank DKI bersama Unit Pelaksana Perparkiran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta meluncurkan pembayaran parkir menggunakan uang elektronik di Terminal Parkir Elektronik (TPE).

Peluncuran penggunaan uang elektronik untuk membayar parkir itu dilakukan di Jalan Sabang, Jakarta, Kamis (29/1). Peluncuran tersebut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Direktur Eksekutif Bank Indonesia Eny V Panggabean, Kepala UP Perparkiran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Sunardi M. Sinaga, Direktur Konsumer dan Ritel BNI Darmadi Sutanto, Senior EVP Transactions Banking Bank Mandiri Rico Usthavia Frans, Senior EVP Bank BRI Irianto, Senior EVP Customer Segment Head Bank Mega Linda Wirawan, Direktur BCA Suwignyo Budiman dan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono.

Pasca peluncuran, masyarakat nantinya dapat menggunakan uang elektronik yang dikeluarkan keenam bank tersebut untuk membayar parkir, diantaranya Kartu Tapcash BNI, mandiri e-money, BRI Brizzi, Mega Cash Bank Mega, Flazz BCA dan Bank DKI JakCard.

“Implementasi ini dapat mempermudah masyarakat melakukan transaksi pembayaran parkir, meningkatkan transparansi pendapatan perparkiran (accountability) dan yang terpenting adalah dapat mengatasi kebocoran pendapatan parkir. Harapannya dengan implementasi ini maka dapat merubah wajah Jakarta menuju Jakarta Baru melalui pengelolaan sistem perparkiran on street yang lebih modern,” ujar Kepala UP Perparkiran Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Sunardi M. Sinaga.

Sementara Darmadi Sutanto, Direktur Konsumer dan Ritel BNI mengatakan, penggunaan Kartu TapCash sebagai alat pembayaran parkir yang cepat, mudah dan aman di Terminal Parkir Elektronik (TPE) ini merupakan salah satu upaya BNI untuk mendorong Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan Bank Indonesia.

“BNI selaku bank penerbit uang elektronik (UNIK) akan berusaha untuk menambah fasilitas layanan yang dapat diakses oleh para pengguna Kartu TapCash BNI, terutama pada layanan publik dan transportasi umum, termasuk fasilitas layanan pada parkir on street menggunakan Terminal Parkir Elektronik (TPE) ini,” terangnya.

Nontunai terintegrasi

Menurut SEVP Transactions Banking Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans, sinergi enam bank dalam implementasi pembayaran parkir ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan kepada para pengguna jalan.

Langkah ini juga untuk menciptakan kawasan nontunai terintegrasi, khususnya untuk kawasan perparkiran di DKI Jakarta, sekaligus mendukung program Gerakan Nasional Non Tunai yang dicanangkan Bank Indonesia.

“Kami sangat mendukung program Less Cash Society yang digalakkan oleh Bank Indonesia selaku regulator bersama dengan Pemprov DKI,” tambah Rico.

Corporate Secretary BRI, Budi Satria menuturkan, sebagai lembaga keuangan yang diberikan kepercayaan pemerintah, perseroan sangat siap memberikan layanan prima dalam penggunaan Kartu Debit, Kartu Kredit dan BRIZZI BRI.

”Kerja sama pembayaran e-payment uang elektronik ini sangat strategis dan menjadi momentum penting dalam mensukseskan Gerakan Nasional Non Tunai yang dicanangkan Bank Indonesia,” tandas Budi.

Untuk menambah kenyamanan pengguna, kami akan terus meningkatkan fungsi dan cakupan layanan Mega Cash Bank Mega. “Ke depannya Mega Cash Bank Mega akan terus dikembangkan untuk mendukung moda transportasi modern yang dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” jelas Suparman Kusuma, Consumer Banking Director Bank Mega.

Adapun kartu multi fungsi Flazz kembali menambah fasilitas layanan yang dapat diakses oleh para penggunanya. BCA bersama dengan 5 bank lainnya meluncurkan layanan e-parking di Terminal Parkir Elektronik (TPE). Pembayaran e-parking dengan Flazz tentunya akan memberikan keamanan, kenyamanan dan kemudahan bagi para pengguna jasa parkir.

“Penggunaan Flazz ini diharapkan mendukung upaya efisiensi dan pengoptimalan pendapatan yang diterima Unit Pengelolaan Parkir atau Penyelenggara Perparkiran Pemprov DKI. Sistem ini akan mengintegrasikan semua data mengenai penerimaan retribusi parkir sehingga semua data penerimaan bisa tercatat secara tertib,” ujar Direktur BCA Suwignyo Budiman.

Less cash society

Bank DKI menyambut baik adanya kerja sama diantara 6 bank ini dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. Eko Budiwiyono menuturkan kerja sama ini akan semakin mendekatkan cita-cita less cash society. Selain itu dengan adanya kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan penetrasi pemasaran smartcard dan mendatangkan fee based income, baik bagi Bank DKI dan bank lainnya.

Saat ini jumlah pengguna Jakcard yang aktif tercatat 187 ribu pengguna dengan transaksi mencapai Rp7 miliar per tahun. Belum lama ini kami juga menggandeng salah satu bank untuk bekerjasama guna meningkatkan fitur Jakcard. Memang pada akhirnya yang harus diuntungkan adalah masyarakat.

Untuk membayar parkir, seluruh varian uang elektronik keenam bank tersebut dapat digunakan untuk membayar parkir di mesin parkir yang dikelola PT Mata Biru. Selain Jalan Sabang, lokasi parkir lainnya yang digunakan untuk implementasi penggunaan uang elektronik antara lain di Kelapa Gading sebanyak 90 titik dan Jalan Falatehan sebanyak 13 titik lokasi.

Untuk membayar parkir menggunakan uang elektronik di mesin parkir cukup mudah. Masyarakat hanya perlu menempelkan uang elektronik pada reader di TPE, kemudian pilih jenis atau tipe kendaraan lalu memasukkan nomor polisi kendaraan dan perkiraan lama parkir. Setelah muncul konfirmasi harga, pilih tanda checklist dan struk akan keluar sebagai tanda bukti pembayaran. [rin]

Related posts