Adhi Properti Rilis Obligasi Rp 100 Miliar

Guna mendai ekspansi bisnisnya, anak perusahaan PT Adhi Karya Tbk (ADHI), PT Adhi Persada Properti menerbitkan surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) berkelanjutan sebesar Rp100 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Kamis (29/1).

Kata Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata, Adhi Persada Properti telah menerbitkan memorandumn informasi MTN Berkelanjutan Adhi Persada Properti Tahap I Tahun 2015 di PT Kustodian Sentral Efek (KSEI) pada 23 Januari 2015. Dimana nilai pokok MTN sebesar Rp100 miliar, dengan tingkat bunga tetap sebesar 12% per tahun.

Dia menjelaskan, surat utang tersebut memiliki jangka waktu selama tiga tahun. Dengan demikian, MTN itu akan jatuh tempo pada 2018. Adapun dana hasil penerbitan MTN akan digunakan perusahaan untuk pembiayaan proyek Grand Dhika City Jatiwarna Bekasi dan Taman Melati Sardjito di Yogyakarta.Asal tahu saja, sejatinya Adhi Persada Properti berniat go public melalui penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) pada tahun ini. Namun rencana tersebut batal dilakukan lantaran kondisi pasar yang dinilai belum pulih.

Direktur Utama Adhi Karya, Kiswodarmawan pernah bilang, rencana IPO terpaksa dibatalkan karena melihat kondisi pasar yang belum juga menunjukkan perbaikan,”Rencana kami untuk melakukan IPO Adhi Persada Property batal karena kami melihat pasar sedang tidak kondusif,”ujarnya.

Rencana IPO tersebut dilakukan agar perseroan dapat berjalan sendiri serta untuk memajukan perusahaan ke depannya. Nantinya, dana hasil IPO dibidik sebesar Rp 600-700 miliar.Meskipun batal melakukan IPO, perseroan lebih memilih menerbitkan surat utang jangka pendek untuk mendanai ekspansi bisnisnya di sektor properti. (bani)

Related posts