RAPBD Kota Sukabumi Harus Selesai Tepat Waktu

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi Aep Saepurahman mengatakan, pihaknya optimis Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kota Sukabumi Tahun 2012 bisa selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan.

“ Tahapan Pembahasan telah dilakukan untuk memenuhi target tersebut. Akhir November target kami sudah disahkan, dan per tanggal 31 Desember, APBD Kota Sukabumi sudah di Perwal kan. Asalkan pihak esekutif saat menyampaiklan draft RAPBD tepat waktu,” papar dia kepada Neraca di ruang kerjasanya, Senin (12/09)

Demi tercapainya target tersebut Aep berharap, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) segara menyampaikan draf RAPBD ke dewan. “ Draft APBD dari TAPD cepat masuk ke dewan tentunya pembahasannya akan lebih cepat. Jadi tidak ada keterlambatan pengesahan APBD,”tandas dia.

Dijelaskannya, terlambatnya pengesahan RAPBD yang terjadi tahun lalu benar-b enar harus dijadikan sebagai bahan evaluasi agar tidak terulang lagi. karena, bukan hanya berdampak terhadap kurang baiknya penilaian pemerintah pusat, namun juga berpengaruh pada pelayanan terhadap masyarakat. Ditambah, reward dari pemerintah pusat berupa Dana Insentif Daerah (DID) tidak akan diterima.

“Padahal, kalau dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya DID menjadi langganan Kota Sukabumi. Di sini tidak perlu ada yang disalahkan, tapi ini menunjukkan tidak disiplin waktu saja,”tandasnya.

BERITA TERKAIT

Namarin Pertanyakan Nasib Pelaut RI di Kapal China

Namarin Pertanyakan Nasib Pelaut RI di Kapal China NERACA Jakarta – Terkait mewabahnya virus Corona di China, pemerintah RI mengantisipasi…

14 Raperda Masuk ke Bagian Hukum Pemkot Sukabumi - untuk Dibahas di 2020

14 Raperda Masuk ke Bagian Hukum Pemkot Sukabumi untuk Dibahas di 2020 NERACA Sukabumi - Sebanyak 14 rancangan peraturan daerah…

LPDB KUMKM Dorong Kopkar Unwaha Jombang Ajukan Proposal

LPDB KUMKM Dorong Kopkar Unwaha Jombang Ajukan Proposal NERACA Jombang - Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM Braman…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Rp56,8 Triliun, Aset Lippo Karawaci Terbesar di antara Pemain Properti

Rp56,8 Triliun, Aset Lippo Karawaci Terbesar di antara Pemain Properti  NERACA Jakarta - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) terus mencatatkan…

Fit and Proper Test Dirut BUMD Perlu Libatkan DPRD

Fit and Proper Test Dirut BUMD Perlu Libatkan DPRD NERACA Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi…

Young Health Programme Mengajak Remaja Hidup Sehat dan Peduli Gizi - Untuk Menjadi Generasi Emas 2045 yang Produktif dan Kreatif

Young Health Programme Mengajak Remaja Hidup Sehat dan Peduli Gizi Untuk Menjadi Generasi Emas 2045 yang Produktif dan Kreatif NERACA…