CMNP Bagikan Saham Bonus Rp 1,6 Triliun

NERACA

Jakarta – Perusahaan operator jalan tol, PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) akan membagikan dividen berupa saham bonus dengan nilai nominal sebesar Rp 500 per saham. Dividen berasal dari kapitalisasi saldo laba ditahan sebesar Rp 1,6 triliun.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (28/1), dividen saham akan dibagikan dengan rasio 4:1. Artinya, setiap empat pemegang saham lama akan memperoleh satu dividen saham perseroan. Maka dengan pembagian ini, perseroan berharap jumlah saham yang beredar di pasar akan meningkat, sehingga perdagangan juga semakin likuid. Maka untuk memuluskan rencana ini, Citra Marga akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 30 Januari 2015.

Pada 2015, Citra marga mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 4,9 triliun atau naik hampir 24 kali lipat dibandingkan tahun lalu Rp 205,3 miliar. Direktur Keuangan Citra Marga Nusaphala Indrawan Sumantri pernah bilang, untuk memenuhi mayoritas kebutuhan itu, perseroan berencana menerbitkan surat utang atau obligasi.

Sejauh ini, kata dia, manajemen perusahaan itu belum bisa memutuskan denominasi obligasi itu apakah dalam rupiah atau dalam dolar Amerika Serikat (AS),”Namun, target perolehan dananya sudah ketahuan, yaitu Rp 3 triliun," ujarnya.

Sesuai rencana, capex akan digunakan untuk membangun tiga proyek dalam pipeline perseroan. Proyek pertama yakni pembangunan ruas Jalan Tol Dalam Kota atau Jakarta Intra Urban Tollroad (JIUT). Ruas jalan JIUT tersebut akan diperluas untuk dapat menampung peningkatan beban kendaraan yang melintas. Kebutuhan dana untuk proyek tersebut mencapai Rp 3,6 triliun.

Proyek kedua yaitu pengembangan ruas tol Depok-Antasari senilai Rp 3,29 triliun. Dalam proyek ini, perseroan sedang dalam tahap pembebasan lahan untuk seksi I Antasari – Brigif dan seksi II Brigif – Krukut – Sawangan.

Selanjutnya, Citra Marga berencana mengembangkan proyek ruas tol Bojong Gede - Yasmin – Ciawi. Namun, proyek ini masih dalam tahap pematangan rencana bisnis. Adapun tender akan dilakukan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada pertengahan tahun ini. Terakhir, dana capex akan dialokasikan untuk pengembangan anak perusahaan. Perusahaan tersebut yakni PT Citra Persada Infrastruktur yang bergerak di bidang perdagangan, pembangunan dan jasa lain. Citra Marga mempunyai 99,95% saham di Citra Persada. (bani)

Related posts