Premi Generali Capai Rp1,3 Triliun

NERACA

Jakarta - PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia mencatat pertumbuhan premi pada kuartal III 2014 mencapai Rp1,3 triliun, atau naik 22% secara signifikan dari periode yang sama pada 2013.

"Pada kuartal yang sama 2013 pertumbuhan premi Rp1,02 triliun dengan kontribusi terbesar dari bancassurance sebesar 57 persen dari total kontribusi kanal penjualan Generali Indonesia," kata Kepala Distribusi Kemitraan Generali Indonesia Petrus Tatipatta di Jakarta, Selasa (27/1).

Dia pun cukup puas dengan pencapaian tersebut karena ditengah premi industri asuransi jiwa sebesar yang turun sebesar 11,9%, perusahaannya dapat meningkatkan premi hingga 22%.

Menurutnya kenaikan angka tersebut dipicu oleh produk-produk yang dikeluarkan perusahaan asuransi jiwa itu memberikan perlindungan terhadap investasi nasabah pada risiko penurunan nilai investasi.

"Auto Risk Management System (ARMS) melindung setiap investasi nasabah sehingga jika terjadi krisis nasabah tidak perlu khawatir nilai investasinya berkurang banyak," terangnya.

Selain strategi untuk melindungi investasi nasabah dari krisis, nasabah juga dapat merencanakan iuran sesuai kemampuan mereka.

"Nasabah juga data memonitor dan mengakses portofolionya sehari-hari dengan layanan iService dan IConnect yang diberikan oleh perusahaan kami," kata dia. [ardi]

BERITA TERKAIT

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun

Investasi Kota Tangerang Capai Rp2,7 Triliun  NERACA Tangerang - Nilai investasi di Kota Tangerang, Banten, mencapai Rp2,7 triliun hingga Mei…

Kemensos Pede Kenaikan PKH Rp32 Triliun Disetujui DPR

    NERACA Jakarta – Kementerian Sosial optimistis kenaikan anggaran Program Keluarga Harapan (PKH) hingga dua kali lipat mencapai Rp32…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

LPDB Sederhanakan Persyaratan Pengajuan Pinjaman Dana Bergulir

  NERACA   Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyederhanakan kriteria dan…

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan…