Bank DKI-BCA Kembangkan Fitur JakCard

NERACA

Jakarta - Terus tingkatkan kualitas layanan kepada nasabah, Bank DKI berencana untuk meningkatkan fitur layanan JakCard dengan menggandeng Bank BCA. Bank DKI berencana menggunakan platform Flazz Card sehingga nantinya JakCard akan dapat dipergunakan sebagai di 45 ribu merchant se-Indonesia yang meliputi transportasi, parkir, retail supermarket dan lain sebagainya. Hal ini dikemukakan oleh Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono usai penandatanganan nota kesepahaman antara Bank DKI dengan Bank BCA yang juga ditandatangani oleh Presiden Direktur Bank BCA, Jahja Setiaatmadja dan Direktur Bank BCA, Suwignyo Budiman di Jakarta, Senin (26/1).

Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono menuturkan bahwa kesepakatan ini didasarkan keinginan dari Bank DKI dan Bank BCA untuk senantiasa mendukung program Cashless Society di Indonesia. Bank DKI dan Bank BCA ingin memberikan kontribusi yang nyata dalam melayani masyarakat dengan smartcard. Selanjutnya kesepakatan ini akan diimplementasikan segera setelah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa keuangan. ”Kami upayakan agar secepatnya kartu JakCard Flazz ini bisa segera digunakan oleh masyarakat dan nasabah Bank DKI” ujar Eko Budiwiyono.

Untuk proses teknisnya, nantinya pengguna Kartu JakCard eksisting yang sudah beredar akan diarahkan untuk melakukan penggantian dengan kartu JakCard berbasis Flazz Card. Namun dalam tahap awalnya, kerjasama ini baru dipasarkan kartu baru JakCard-Flazz, sehingga bagi customer yg ingin memiliki kartu ini bisa mendapatkannya di outlet penjualan seperti kantor layanan Bank DKI dan Halte Transjakarta Busway ataupun outlet lainnya yang akan disepakati antara Bank DKI dan Bank BCA kedepannya. Nasabah Bank DKI pengguna JakCard berbasis Flazz Card ini juga nantinya dapat melakukan top up di outlet Flazz Card, top up dengan kartu Debit Bank BCA dan juga dengan kartu Debit Bank DKI.

Saat ini jumlah pengguna JakCard tercatat sekitar 187 ribu pengguna aktif, dengan jumlah transaksi mencapai 2,2 juta kali transaksi pertahun dengan nilai transaksi kurang lebih Rp 7 miliar setahun. Jumlah transaksi top up mencapai 234 ribu kali transaksi dengan nominal nilai transaksi top up mencapai Rp 6,3 miliar dalam setahunnya. Bank DKI dan juga Bank BCA merupakan bank yang memiliki pengalaman yang baik dalam menerbitkan smartcard termasuk diantaranya bersama-sama dengan bank lain mendukung sistem pembayaran e-ticketing transjakarta busway serta e-ticketing kereta api commuter line. [kam]

BERITA TERKAIT

BEI Luncurkan Single Stock Future - Kembangkan Produk Derivatif

NERACA Jakarta - Dongkrak pertumbuhan transaksi di pasar modal, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meluncurkan produk derivatif di tahun…

Bank Syariah Mandiri Siapkan IPO di 2019 - Dinilai Momentum Tepat

NERACA Jakarta – Menyusul beberapa bank syariah yang sudah go public atau mencatatkan sahamnya di pasar modal lewat penawaran umum…

KPK Diminta Usut Tuntas Kasus BLBI dan Bank Century

  NERACA   Jakarta - Sekitar 2.000 orang massa dari gerakan Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) kembali menggelar aksi di Gedung…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

LPDB Sederhanakan Persyaratan Pengajuan Pinjaman Dana Bergulir

  NERACA   Tangerang - Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) menyederhanakan kriteria dan…

Pembiayaan BTPN Syariah Tumbuh 19,1%

  NERACA   Jakarta - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPN Syariah) hingga akhir Juni 2018 membukukan pembiayaan…