Bank Parahyangan Rombak Jajaran Direksi

Berdasarkan hasil rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Bank Nusantara Parahyangan Tbk (BBNP), secara resmi menyetujui penggantian salah satu Direktur Independen yang telah dilakukan perseroan pada akhir pekan kemarin.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (26/1), Corporate Secretary BBNP, Mario Yahya mengatakan, Trie Karjati Wibowo resmi menggantikan Afandi menjadi Direktur Independen Perseroan. Dimana 76,78% pemegang saham yang hadir dalam acara RUPSLB akhir pekan kemarin telah menyetujui aksi korporasi tersebut.

Disebutkan, sebanyak 511.047.012 atau 76,78% pemegang saham setuju dengan adanya pergantian pemegang saham tersebut, sementara mencapai 142.540.208 saham atau 21,42% tidak setuju dan sisanya 1,80% atau 12.000.000 abstain.

Sebagai informasi, perseroan tahun ini menahan laju bisnisnya dalam enam bulan pertama. Alasannya, perseroan tengah melakukan konsolidasi pengawasan internal dan reprofiling atau penataan ulang kredit. Mario Yahya pernah bilang, rencana bisnis yang sudah disampaikan ke pihak otoritas tersebut diharapkan bisa meningkatkan, memperbaiki, dan menyempurnakan tata kelola perusahaan BNP. "Jadi, untuk semester I tahun ini kami tidak tumbuh. Nanti untuk semester II, akan kami tentukan setelah kuartal I,”ungkapnya.

Secara umum, Mario bilang, BNP lebih cenderung tidak agresif dan melakukan perubahan segmen kredit dari yang besar-besar (korporasi) ke kelas yang lebih menengah (UKM). Hal itu, lanjut dia, sejalan dengan langkah BNP untuk melakukan sebaran risiko. Sejauh ini sebagian besar atau sekitar 50% lebih portofolio kredit BNP sudah mengalir ke sektor usaha kecil dan menengah (UKM).

Selain itu, perseroan juga memiliki rencana untuk meningkatkan permodalan. Apalagi, kata Mario, saat ini level rasio kecukupan modal alias capital adequacy ratio (CAR) BNP masih berada pada kisaran 16% lebih. (bani)

BERITA TERKAIT

Tak Ikut Danai Akuisisi Saham Freeport, Kemana Peran Bank BUMN?

Oleh: Rezkiana Nisaputra Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) sudah memastikan, bahwa empat bank pelat merah tidak akan ikut membiayai proses…

Laba Bank Jatim Tumbuh 5,01%

      NERACA   Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan laba bersih mengalami…

Bank Mandiri Kantungi Laba Rp 12,2 Triliun

NERACA Jakarta – Semester pertama 2018, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatatkan laba bersih Rp 12,2 triliun. Angka ini…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…