DSSA Kantungi Izin Prinsip Bursa Singapura

Setelah sempat tertunda rencana tukar guling saham atau share swap-nya dengan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Singapura (SGX), United Fiber System Ltd (UFS), akhirnya aksi korporasi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tersebut bisa berjalan mulus setelah mendapatkan persetujuan prinsip dari Bursa Efek Singapura pada 22 Januari 2015. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, perseroan sebelumnya berencana mengakuisisi UFS dan juga akan menjual saham PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) kepada UFS. Direktur DSSA Hermawan Tarjono mengatakan, persetujuan prinsip dari SGX ST tersebut tergantung pada pemenuhan beberapa syarat dan kondisi dan hanya berlaku untuk tiga bulan sejak 21 Januari 2015.

Perseroan berencana untuk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham sehubungan dengan rencana transaksi tersebut pada April 2015. Sehubungan dengan hal tersebut, sebagaimana disepakati dalam Share Purchase Agreement antara perseroan dan UFS.

Adapun batas akhir pemenuhan syarat-syarat pendahuluan untuk rencana transaksi tersebut pada 31 Maret 2015 atau tanggal lain yang disepakati oleh para pihak. Oleh karenanya, pada 23 Januari 2015 perseroan dan UFS telah sepakat untuk memperpanjang long stop date menjadi 3 Juni 2015 dan melakukan perubahan beberapa hal-hal yang terpengaruh oleh perpanjangan long stop date tersebut.

Perpanjangan long stop date tersebut dimaksudkan untuk memberikan kesempatan kepada perseroan dan UFS untuk memenuhi syarat-syarat pendahuluan dan menyelesaikan rencana transaksi. (bani)

BERITA TERKAIT

OJK Cabut Izin BPR Sambas Arta

    NERACA  Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat Sambas Arta, yang beralamat…

Izin Berusaha Lebih Mudah Melalui OSS

Oleh: Calvin Basuki Pemerintah pada Senin (9/7) telah meluncurkan Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi secara Elektronik atau "Online Single Submission" (OSS).Aplikasi…

Lagi, ICDX Bakal Luncurkan Kontrak Baru - Geliat Transaksi Bursa Komoditi

NERACA Jakarta – Dorong pertumbuhan transaksi di bursa komoditi, Indonesia Commodity & Derivative Exchange atau ICDX dalam waktu dekat bakal…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

WTON dan WEGE Raih Kontrak Rp 20,22 Triliun

NERACA Jakarta – Di paruh pertama 2018, dua anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) mencatatkan total kontrak yang akan…

Gelar Private Placement - CSAP Bidik Dana Segar Rp 324,24 Miliar

NERACA Jakarta – Perkuat modal dalam mendanai ekspansi bisnis, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) berencana melakukan penambahan modal tanpa…

Luncurkan Dua Produk Dinfra - Ayers Asia AM Bidik Dana Kelola Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta –  Targetkan dana kelolaan atau asset under management (AUM) hingga akhir tahun sebesar Rp 350 miliar hingga Rp…