Pembangunan Sektor Maritim, Energi, dan Pangan Membangun Bangsa Mandiri - Oleh: Dedy Setiono, Sekjen Ikatan Pemuda Transmigrasi

Pemerintah Presiden Joko Widodo menjadikan pembangunan infrastruktur di bidang maritim, pangan, dan energi sebagai prioritas. Proyek yang tercantum dalam Masterplan Perecepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia hanya dilanjutkan jika sejalan dengan tiga prioritas tersebut. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan fokus Presiden Jokowi adalah pembangunan di bidang pangan, maritim, dan energi fokunya terhadap perioritas ini sesuai dengan rapat kabinet yang telah diselenggarakan,Dalam rapat Presiden RI mengarahkan fokus pembangunan pada maritim, pangan dan energi. Hal ini juga sesuai pada instruksi bahwa kabinaet merupakan pelaksana visi misi presiden yaitu 50 prospek infrastruktur maritim, pangan, dan energi. Anggaran pemerintah 2015 dalam pembangunan infrastruktur sebesar 169 triliun yang dialokasikan pada kementrian pekerjaan umum 81,33 triliun, kementrian perhubungan 44,9 triliun, kementrian ESDM 10 triliun, kementrian perumahan Rakyat 4,6 triliun. Sementara sesuai dengan fokus pemerintah yaitu pembangunan prioritas pada sektor maritim energi dan pangan dengan anggaran 107 triliun.

Program pemerintah dalam mensejahtrakan kehidupan bangsa merupakan suatu progres yang sudah dipertimbangkan proses dan hasilnya, program dan kerja ini delaksanakan sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas potensi bangsa indonesia yang berkembang setelah program ini benar benar dilaksanakan pada sektor perhubungan dan maritim pemerintah mencanangkan program pembangunan jalan raya sebagai akses utama transportasi di indonesia , kmudian pembangunan jembatan, sesuai dengan kondisi yang ada pembangunan jalan dan jembatan memang seharusnya dilakukan sebab kita melihat banyaknya kerusakan jalan dan juga akses penyeberangan sungai dan lainya yang belum dibangun, selanjutnya selanjutnya revitalisasi pelabuhan utama sebagai salah satu akses sektor maritim indonesia, jalur kereta api, dan penambahan serta memperkuat armada patroli sebagai media pengawasan maritim yang memang pada saat ini sektor maritim kita menjadi lirikan asing sebagai sumber daya laut yang luar biasa. Selanjutnya program pada bidang energi seperti penambahan kapasitas sumber daya listrik baik gardu induk, trsmisi dan yang lainnyapada beberapa sektor melihat pesatnya perkembangan industri di indonesia, serta beberpa pengembangan energi meniral yang potensial di indonesia seperti pembangunan kilang minyak baru dan yang lainnya. Kemudian pada sektor pangan yaitu pembangunan irigasi sebagai akses pengembangan media pangan, dan juga seperti waduk dan lainnya sebab dengan pembangunan tersebut mampu meningkatkan minat dan niat pengembangan palawija sebagai bahan pangan. Dan juga sektor partiwisata sebagai manivestasi bangsa indonesia yang sangat diminati wisatawan dalam dan luar negeri.

Beberapa program pemerintah tersebut merupakan suatau proses pembangunan indonesia menuju bangsa yang bedikari, mandiri, dan berpotensi, sebagaimana kita pahamai dalam sektor maritim bangsa indonesia merupakan daerah maritim dengan SDL yang sangatpotensial, hasil laut yang merupakan investasi besar bagi bangsa ini sehingga dengan pembangunan tersebut tentunya akan memudahkan para penguna jasa laut dan juga nelayan sebagai bagian dari maritim itu sendiri, kemudian energi yang juga merupakan kebutuhan pokok masyarakat, yang saat ini 100% bangsa ini bergantung pada sumber energi seperti listrik, BBM dan lainya. Kemudian pangan, masyarakat indonesia adalah masyarakat agraris artinya, pangan juga menjadi investasi bangsa dan juga kebutuhan masyarakat sehingga progaram ini sangat penting dianggarkan, dan juga sektor pariwisata, ekowisata laut dan darat, investasi wisata agraria dan maritim, cagar budaya indonesia sebagai negara adidaya dalam budaya menjadi investasi besar bangsa ini yang perlu digarap oleh pemerintah demi kemajuan bangsa.

Salah satu harga yang tak sanggup dibayar adalah kemandirian. Jadi, kemandirian bangsa adalah suatu karakter yang ditampilkan oleh sebuah bangsa kepada bangsa lainnya begitu juga indonesia, progaram dan kerja yang telah diplaningkan dan digarapoleh pemerintah tentang fokus prioritas yaitu maritim, energi, dan pangan, adalah salah satu infrastruktur bangsa yang dibangun agar indonesia menjadi bangsa yang mandiri, bedikari, dan dihargai, oleh sebab itu kepada seluruh lapisan masyarakat hendaknya tetap dan wajib mendukung program yang dikerjakan oleh pemerintah saat ini, kesatuan tekad, kesatuan niat dan kinerja antara pemerintah dan masyarakat merupakan satu sinergivitas kebersamaan membangun bangsa yang madani, sebab pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah adalah semata-mata untuk kebutuhan dan kepentingan bangsa ini, jadi siapalagi yang harus mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan jika bukan seluruh elemen bangsa terkhusus masyarakat indonesia sebagai pemilik negeri ini.***

Related posts