Danamon Syariah-ITFC Kerja Sama Pembiayaan US$200 Juta - Perdagangan Syariah

NERACA

Jakarta - PT Bank Danamon Indonesia, Tbk, melalui unit usaha syariahnya, Danamon Syariah, menandatangani perjanjian kerja sama dalam Shariah Joint Trade Financing di Indonesia dengan International Islamic Trade Finance Corporation (ITFC), institusi keuangan yang merupakan anggota Islamic Development Bank (IDB) Group. Tujuan utama dari kerja sama ini adalah mengembangkan Shariah Trade Financing atau pembiayaan perdagangan syariah, mendorong dan mempercepat pertumbuhan pembiayaan syariah yang produktif, serta mensinergikan kekuatan kedua institusi. Kerjasama ini ditargetkan untuk mencapai satu miliar dolar AS dalam lima tahun pertama, dimulai dengan 200 juta dolar AS di tahun 2015. Perjanjian ini ditandatangani di Jakarta oleh Henry Ho, Direktur Utama Danamon; Herry Hykmanto, Direktur Danamon Syariah; dan Eng. Hani Salem Sonbol, Deputy CEO ITFC.

“Sebagai salah satu bank yang terkemuka di bidang trade finance di Indonesia, Danamon menyambut baik kerja sama dengan ITFC. Ini merupakan pertama kalinya ITFC berkolaborasi dengan bank di Indonesia dalam kerjasama Shariah Joint Trade Financing. Kami sangat bangga ITFC memilih Danamon sebagai agen yang akan mengatur pembiayaan kepada nasabah, menyediakan layanan trade finance dan mengelola agunan perdagangan. Kami percaya dengan kolaborasi bersama ITFC ini ke depannya akan membawa hasil yang baik untuk kemajuan Shariah Trade Finance di Indonesia. Hal ini sejalan dengan misi Danamon yaitu menjadi organisasi yang berorientasi pada nasabah, melayani semua segmen dengan menawarkan keunggulan produk berdasarkan penjualan dan pelayanan yang prima.” ujar Henry Ho, Direktur Utama Danamon, di Jakarta, Kamis.

Kedua pihak, Danamon dan ITFC, menyadari kemampuan serta sumber daya masing-masing dan dengan kerjasama ini sepakat untuk melakukan usaha terbaik guna memberdayakan kemampuan sumber daya tersebut untuk mencari peluang kerja sama dalam pembiayaan perdagangan bersama (joint trade financing) di Indonesia yang sesuai dengan prinsip syariah. Joint trade financing ini memungkinkan nasabah segmen corporate dan commercial Danamon mendapatkan layanan trade finance yang lebih lengkap dengan harga bersaing.

Eng. Hani Salem Sonbol, Deputy CEO ITFC, mengatakan “Kami senang bekerjasama dengan Danamon dalam kolaborasi ini karena Danamon merupakan mitra trade finance yang tepat dan aktif, kemitraan ini akan menjadi tonggak dalam meningkatkan pertumbuhan Shariah Trade Finance di Indonesia. Dengan keahliannya dalam pembiayaan perdagangan dan komoditas, Danamon telah membuktikan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan industri trade finance di Indonesia. Bagi ITFC, kerjasama ini sejalan dengan mandat utama perusahaan kami yakni menyediakan trade financing dan memfasilitasi perdagangan antar negara-negara anggota kami dan negara-negara lainnya.”

“Merujuk pada surat Al-Baqarah, ayat 275, yang menyatakan “Allah mengizinkan perdagangan dan melarang Riba”, Islam sangat mengedepankan perdagangan. Oleh karena itu, merupakan suatu kebanggaan kita menandatangani kesepakatan ini dengan ITFC yang akan mendukung kemajuan shariah trade finance di Indonesia. Pembiayaan akan diprioritaskan bagi mereka yang sudah menjadi nasabah Danamon, dan sebagai awalnya, kami telah menjalin kerjasama dengan beberapa nasabah yang akan merintis usaha dan memerlukan solusi trade finance yang lebih komprehensif. Ini merupakan awal yang sangat baik dan kami akan terus mengusahakan untuk meningkatkan keahlian serta kemampuan trade & commodity finance kami.” tutup Herry Hykmanto, Direktur Danamon Syariah. [ardi]

BERITA TERKAIT

Pembiayaan Properti Melonjak 11,4 Persen - Bulan Mei 2018

Pembiayaan Properti Melonjak 11,4 Persen Bulan Mei 2018 NERACA Jakarta - Total pembiayaan untuk sektor properti di Indonesia pada Mei…

Eureka Prima Bukukan Laba Rp 65,2 Juta

NERACA Jakarta – Hingga akhir Maret 2018, PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP) berhasil mencatatkan laba bersih bersih sebesar Rp65,2…

Mentan Akan Bagikan Satu Juta Bibit Jeruk Koprok

NERACA Jakarta - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan, akan membagikan satu juta bibit jeruk keprok kepada masyarakat pada 2018…

BERITA LAINNYA DI INFO BANK

BNI Fasilitasi Kredit Berdominasi Yen

  NERACA Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk. menyalurkan kredit modal kerja senilai 700 juta Yen kepada PT perusahaan…

BI Tampik Suku Bunga Bikin Rupiah Melemah

  NERACA Jakarta -  Bank Indonesia (BI) menampik bahwa dipertahankannya suku bunga acuan "7-Day Reverse Repo Rate" sebesar 5,25 persen…

Bank Mandiri Incar Pendanaan Untuk Tambah Valas

  NERACA Jakarta – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sedang mengincar pendanaan untuk menambah pasokan valas senilai 500 juta dolar…