Surya Internusa Cari Pinjaman Rp 1,2 Triliun

Guna mendanai belanja modal tahun ini sebesar Rp 1,7 triliun, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) bakal mencari pinjaman sebesar Rp 1,2 triliun,”Sampai saat ini belum ada konfirmasi pinjaman bank yang sudah didapatkan atau masih dijajaki,”kata Sekretaris Perusahaan Surya Internusa, Utari Sulistiowati di Jakarta, kemarin.

Dirinya menuturkan, porsi pinjaman bank dari total capex tahun ini sebesar 70% dan sisa kebutuhan capex akan dipenuhi dari ekuitas perseroan. Sesuai rencana, perseroan bakal menggunakan capex untuk pembebasan lahan di Subang, pembangunan sarana dan prasarana di Kawasan Industri Suryacipta di Karawang, biaya konstruksi pembangunan SSI Tower, pembangunan konstruksi business hotel, dan renovasi Melia Hotel.

Kata Utari, penggunaan utama capex untuk pembebasan tanah senilai Rp 400 miliar. Sementara itu, perseroan juga menyiapkan dana sebesar Rp 3 triliun untuk membangun 40 hotel setara bintang tiga dalam lima tahun ke depan. Perseroan bakal mengandalkan pinjaman bank, kas internal, dan mitra strategis untuk membiayai ekspansi tersebut.

Direktur Utama Surya Semesta Internusa Johannes Suriadjaja pernah mengatakan, sebagian besar pendanaan akan berasal dari pinjaman bank, yaitu sebesar Rp 1,5 triliun. “Sisanya sebesar Rp 650 miliar dari kas internal dan Rp 750 miliar dari patungan (joint venture/JV),” kata dia kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Ekspansi hotel berbintang tersebut merupakan revisi dari rencana sebelumnya yang berupa pembangunan hotel bujet. Sekretaris Perusahaan Surya Internusa Utami Sulistyowati mengatakan, perseroan masih fokus dengan bisnis inti. Di sisi lain, perseroan memundurkan waktu penandatanganan perjanjian pinjaman sebesar US$ 100 juta menjadi tahun ini. Sebelumnya, perseroan menargetkan dapat meraih pinjaman tersebut pada semester II-2014. (id/bani)

Related posts