Telkom Turut Sukseskan SNMPTN 2015

NERACA

Sebagai bentuk bakti kepada dunia pendidikan di Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) terus memberikan dukungan terhadap program-program Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Muhammad Awaluddin dengan ketua Panitia SNMPTN 2015 Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd.,MA di Kantor Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Jakarta 15 Januari 2015 lalu

Dalam acara tersebut Rochmat Wahab menyatakan bahwa Panitia SNMPTN sangat terbantu dengan adanya dukungan Telkom Group yang telah menyukseskan pelaksanaan SNMPTN dari tahun ke tahun.

“Melalui kerja sama ini diharapkan pelaksanaan SNMPTN 2015 dapat berjalan lancar,” ujar Rochmat.

Sama halnya dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya, guna menyukseskan SNMPTN tahun ini Telkom menyediakan berbagai layanan meliputiColocation/Data Center berkapasitas besar, broadband internet, intranet dan extranet, serta call center yang telah terdeliver dengan baik.

Muhammad Awaluddin mengatakan, sebagai BUMN telekomunikasi di Indonesia, Telkom berkomitmen untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia, dimana salah satunya melalui dukungan sistem dan mekanisme pendaftaran online dalam pelaksanaan SNMPTN 2015 yang akan dilanjutkan dengan SBMPTN 2015.

“Telkom siap mendukung dan menyukseskan program Kemenristekdikti, salah satunya kegiatan SNMPTN 2015 ini yang menjadi komitmen bakti Telkom bagi pendidikan di Indonesia,” ungkap Awaluddin.

Wujud bakti Telkom untuk tingkat Pendidikan Tinggi Indonesia diantaranya melalui Program TESCA (TelkomSmart Campus Award) 2015 yang akan dikembangkan dengan standarisasi dan benchmark hingga di area regional Asia untuk mendorong peningkatan daya saing pada era Masyarakat EkonomiASEAN (MEA), Program Indigo Fellowship yang mendorong tumbuhnya industri kreatif di bidang content melalui wadah Indigo (Indonesian Digital Community), Wadah kreatif melalui Jakarta Digital Valley, Jogja Digital Valley dan Bandung Digital Valley, serta Program site visit, magang atau coop yang telah dilaksanakan sejak tahun 2008 dan telah diikuti oleh 74 Perguruan Tinggi di Indonesia.

Related posts