Astra Otoparts Anggarkan Capex Rp 5 Triliun

NERACA

Jakarta – Masih positifnya penjualan otomotif tahun ini yang diprediksi Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebesar Rp 1,2juta unit, bakal membawa berkah bagi industri turunannya seperti spartpart. Hal inilah yang menjadi peluang pasar bagi PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) untuk menggenjot kinerja tahun 2015.

Tak ayal tahun ini, perseroan menyiapkan anggaran belanja modal (capex) sedikitnya Rp 5 triliun. Perseroan akan menggunakan kas internal dan pinjaman bank untuk memenuhi kebutuhan belanja modal tersebut,”Capex tahun ini masih sama dengan tahun lalu, “kata Direktur AUTO, Robby Sani di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, capex itu dialokasikan untuk AUTO dan anak-anak usaha, baik yang terkonsolidasi maupun tidak terkonsolidasi. Kata Robby, masih samanya belanja modal tahun ini, didasarkan pada sejumlah kondisi tahun ini yang diperkirakan sama seperti tahun 2014 silam. Misalnya, pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan nilai tukar mata uang. Asumsi-asumsi ini kemudian akan mempengaruhi industri otomotif.

Sepanjang tahun lalu, mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total penjulan mobil secara nasional menyusut 1,7% dari 1,22 juta unit menjadi 1,2 juta unit. Sementara, dari data Asosaisi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan motor secara nasional naik tipis dari 7,74 juta unit menjadi 7,86 juta unit.

Jika kondisi ekonomi tidak banyak berubah, maka pasar mobil dan motor di 2015 tidak akan banyak berbeda dibanding tahun lalu. Sejalan dengan hal itu, industri komponen yang menjadi ranah bisnis AUTO pun akan sama. Namun, hal itu tidak membuat AUTO berpangku tangan. Robby bilang, pihaknya tetap membuka kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan pihak lain seperti yang dilakukan tahun lalu. Sayang, ia belum mau mengungkapkan lebih lanjut terkait hal tersebut.

Asal tahu saja, hingga akhir 2014, perseroan telah menyerap dana dari Penawaran Umum Terbatas I (PUT I) Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebesar Rp2,95 triliun. Ignatius Robby Sani pernah bilang, total dana bersih setelah dikurangi biaya dan kewajiban hasil PUT I mencapai Rp2,97 triliun,”Sampai dengan 31 Desember 2014, jumlah total yang telah dipergunakan oleh perseroan sesuai dengan rencana penggunaan dana adalah sebesar Rp2,95 triliun," ujarnya.

Sebagai catatan, AUTO telah melakukan PUT I sebanyak 963,94 juta lembar saham dengan nilai nomonal Rp100, dan saham yang ditawarkan dengan harga penawaran Rp3.100 setiap saham. Adapun penggunaan dana adalah untuk refinancing sebesar Rp1,53 trilun, bridging loan sebesar Rp700 miliar, dan sisanya untuk penyertaan modal atau pinjaman Rp719,9 miliar.

Masih tumbuhnya produksi motor dan mobil tahun ini bakal mengerek kinerja keuangan PT Astra Internasional Tbk dan anak usahanya, termasuk PT Astra Otoparts Tbk. Disebutkan, peningkatan kapasitas produksi sepeda motor sport sebanyak 500 ribu unit per tahun berpotensi menaikkan kinerja keuangan PT Astra International Tbk (ASII). Kapasitas produksi sepeda motor perseroan bakal bertambah menjadi 5,8 juta unit dari saat ini 5,3 juta unit. (bani)

Related posts