Bank DKI Komitmen Dukung Program Pemprov DKI Jakarta

NERACA

Jakarta - Sebagai bank yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta, Bank DKI tegaskan komitmen untuk senantiasa mendukung program Pemerintah Provinsi DKI Jakarta seperti diantaranya penyaluran Kartu Jakarta Pintar, penerimaan pembayaran pajak bumi dan bangunan dan berbagai pajak dan retribusi lainnya, pemberdayaan pedagang kaki lima, pembangunan infastruktur dan berbagai program kerja lainnya. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Eko Budiwiyono di Jakarta (19/01).

Selain itu, Bank DKI juga akan melakukan penguatan jaringan pemasaran dengan memperkuat jaringan kantor dan juga ATM Bank DKI di DKI Jakarta dan berbagai wilayah sekitarnya. Bank DKI juga akan melakukan pengembangan produk-produk dan layanan baru seperti internet banking dan mobile banking serta pengembangan fitur-fitur pada ATM dan JakCard. Disamping itu Bank DKI juga akan melakukan co branding kartu kredit dengan salah satu Bank BUMN.

Eko Budiwiyono menuturkan bahwa program kerja strategis tersebut tentunya membutuhkan dukungan penguatan permodalan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai pemegang saham mayoritas. Karenanya Eko menyambut baik dukungan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terus berkomitmen untuk memberikan tambahan modal disetor kepada Bank DKI. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun ini berencana untuk menambah modal sebanyak Rp 500 miliar kepada Bank DKI untuk secara bertahap menjadikan Bank DKI masuk kedalam kategori Buku III. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menargetkan untuk menjadikan Bank DKI masuk kedalam kategori Buku IV pada tahun 2017.

Ia menambahkan bahwa dana dari tambahan modal tersebut akan dipergunakan untuk ekspansi bisnis seraya memperkuat infrastruktur teknologi informasi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia Bank DKI. Penguatan teknologi informasi dan sumber daya manusia menjadi penting bagi Bank DKI untuk dapat meningkatkan daya saing Bank DKI ditengah persaingan industri perbankan nasional agar bisa sejajar dengan bank-bank besar lainnya.

Dari sisi ekspansi bisnis, dukungan penguatan permodalan Bank DKI akan semakin memperkuat posisi Bank DKI untuk dapat mendukung pembangunan infrastruktur di DKI Jakarta. Penambahan permodalan akan semakin melebarkan ruang gerak Bank DKI dalam menyalurkan kredit-kredit kepada sektor produktif seperti pembangunan infrastruktur ataupun kepada sektor UMKM. “Jadi saya kira, penguatan permodalan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Bank DKI, akan memberikan manfaat kepada DKI Jakarta dan warga Jakarta itu sendiri” ujar Eko.[kam]

Related posts