Mandiri Gandeng Tiga Bank Asing - Kembangkan Pasar Repo

NERACA

Jakarta - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan tiga bank asing, yaitu Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, JP Morgan Chase Bank dan Hongkong Shanghai Bank & Corp (HSBC) untuk memperkuat pasar keuangan melalui pemanfaatan layanan transaksi repurchase (repo)/reverse. Kerja sama dengan bank asing ini merupakan yang pertama kali di perbankan dimana bank asing menggunakan Mini Master Repo Agreement (MRA) sebagai kontrak standar dalam bertransaksi.

Untuk itu, dilakukan penandatanganan kerja sama Mini MRA oleh Direktur Treasury and Markets Bank Mandiri Royke Tumilaar, GM Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ Jakarta Yusuke Katsuka, Senior Country Officer JP Morgan Chase Bank Jakarta Branch Haryanto T. Budiman dan Managing Director HSBC Jakarta Ali Setiawan, serta disaksikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara dan Direktur Utama Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin di Plaza Mandiri Jakarta, Rabu (14/1).

Budi menjelaskan, melalui kerja sama ini, Bank Mandiri berharap dapat mendukung perbankan nasional dalam mengoptimalkan transaksi repo/reverse repo sebagai salah satu alternatif pendanaan maupun pemanfaatan ekses likuiditas.

“Kerja sama ini sangat menguntungkan industri perbankan, termasuk bank-bank asing, dalam memenuhi kebutuhan pendanaan, khususnya jangka pendek serta membantu mengurangi risiko likuiditas. Oleh karena itu, kami berharap dapat mengajak bank-bank lain melakukan kerja sama Mini MRA ini,” ungkap Budi.

Implementasi Mini MRA dilakukan dengan memanfaatkan penggunaan kontrak standar dalam transaksi repo/reverse repo antar bank. Hal itu dilakukan untuk mempermudah dan meminimalkan potensi resiko dari pelaksanaan transaksi repo/reverse repo antarbank.

Menurut dia, kehadiran alternatif pendanaan ini akan semakin memperdalam pasar uang antar bank di Tanah Air sekaligus memberikan fleksibilitas yang lebih baik bagi perbankan dalam pengelolaan likuiditas serta memperkuat daya tahan terhadap gejolak di perbankan.

Terkait hal tersebut, hingga akhir tahun lalu, Bank Mandiri telah menjalin kerja sama Mini MRA dengan 60bank dengan volume transaksi yang dibukukan mencapai Rp32 triliun selama 2014. Volume transaksi Repo meningkat dari volume 2013 yang sebesar Rp24 triliun.

”Lonjakan transaksi tersebut terutama didorong oleh kerja sama Mini MRA yang dijalin dengan BPD, bank umum nasional dan bank campuran”, jelas Budi. [ardi]

Related posts