Kredit Investasi, Solusi Keuangan Perusahaan

NERACA

Pertumbuhan merupakan prasyarat kelangsungan hidup perusahaan. Menjaga keseimbangan antara kuantitas pertumbuhan dan kualitas pertumbuhan merupakan cara terbaik menjaga kelangsungan hidup perusahaan yang menguntungkan.

Meskipun secara umum keadaan ekonomi belum pulih benar, tidak sedikit perusahaan yang melakukan ekspansi atau perluasan usaha, lantaran meningkat peprmintaan dan kapasitas yang sudah penuh.

Dalam hal ini, ekspansi bisnis adalah hal yang positif tetapi memerlukan perhitungan yang matang untuk melakukannya. Salah satunya adalah apakah perlu meminjam dari bank untuk memenuhi kebutuhan dana.

Bagi pengusaha yang sedang mencari solusi pendanaan perusahaan tahun baru 2015, kredit investasi dapat dijadikan solusi untuk memberikan pinjaman uang yang kemudian dengan uang tersebut, nasabah bisa mendirikan atau mengekspansi proyek.

Dengan kredit investasi ini, para nasabah yang berkecimpung dalam dunia bisnis akan dibantu untuk menyelesaikan segala urusan pendanaannya. Nasabah bisa meminjam uang sejumlah yang dibutuhkan dengan jangka waktu pembayaran yang disesuaikan dengan kemampuan.

Untuk mendapatkan kredit investasi ataupinjaman investasiini, pihak bank atau lembaga keuangan akan melakukan verifikasi dan meneliti bisnis yang sedang dijalankan. Setiap bank memiliki kriteria yang berbeda dalam penyaluran kreditnya. Namun, secara umum penilaian bank atas pemberian suatu kredit itu ada 3 hal pokok yaitu likuid, solvabel dan bankable.

Likuid itu menyangkut aktifitas usaha dan perputaran modal kerja, solvabel itu kemampuan usaha untuk mengangsur atau melunasi kredit, sedangkan arti bankable itu sendiri menyangkut legalitas usaha serta jaminan (collateral).

Dalam sebuah kredit investasi, adafasilitas kredit investasiyang dinamakan dengan Aksep Jangka Panjang (Term Loan). Pinjaman aksep jangka panjang ini merupakan pemberian fasilitas kredit berjangka lebih dari 1 tahun, yang penarikannya dapat di lakukan secara sekaligus atau bertahap.

Adapun macam-macam fasilitas Term Loan berdasarkan cara pelunasannya adalah Term Loan ( TL ), sebuah fasilitas kredit investasi yang carapelunasan fasilitas kredit secara bertahap. Term Loan Grace Period ( TLG ), ebuah fasilitas kredit investasi yang carapembayaran hanya mencakup bunga saja, sedangkan pokok dan bunga di mulai pada saat Grace Period berakhir. Term Loan Principal ( TLP ), fasilitas kredit investasi yang cara pelunasan fasilitas kredit dilakukan secara bertahap dengan nilai pokok yang sama tiap bulannya dan pembayaran bunga mengikuti outstanding.

BERITA TERKAIT

Bank Belum Penuhi Rasio Kredit UMKM

      NERACA   Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat sekitar 20 persen dari total bank umum domestik belum…

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

  NERACA   Jakarta - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara,…

Rp7,1 Triliun Dana Asing Masuk Ke Pasar Keuangan

  NERACA Jakarta - Modal asing yang masuk ke pasar keuangan terutama melalui Surat Berharga Negara mencapai Rp7,1 triliun dalam…

BERITA LAINNYA DI KEUANGAN

KUR, Energi Baru Bagi UKM di Sulsel

Semangat kewirausahaan tampaknya semakin membara di Sulawesi Selatan. Tengok saja, berdasarkan data yang dimiliki Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulsel,…

Obligasi Daerah Tergantung Kesiapan Pemda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai penerbitan obligasi daerah (municipal bond) tergantung pada kesiapan pemerintahan daerah karena OJK selaku regulator hanya…

Bank Mandiri Incar Laba Rp24,7 T di 2018

PT Bank Mandiri Persero Tbk mengincar pertumbuhan laba 10-20 persen (tahun ke tahun/yoy) atau sebesar Rp24,7 triliun pada 2018 dibanding…