BEI Perluas Jaringan Kerjasama di Papua - Tingkatkan Investor Lokal

NERACA

Jayapura – Guna meningkatkan jumlah investor lokal di kawasan Indonesia Timur, khususnya di Papua, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Jayapura terus memperluas jaringan kerjasama di bidang investasi di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kepala Kantor BEI Jayapura, Kresna Aditya Payokwa mengatakan, belum tersentuhnya masyarakat Papua tentang investasi di pasar modal menjadi perhatian BEI. Maka guna meningkatkan minat dan edukasi, pihak BEI terus memperluas jaringan kerjasama di bidang investasi,”Kami akan memperluas areal jaringan kita di beberapa wilayah di luar Jayapura seperti Timika, Nabire, Wamena dan juga Provinsi Papua Barat yakni di Manokwari, Sorong," ujarnya di Jayapura, kemarin.

Dia mengatakan, BEI Jayapura terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di daerah paling timur ini mengenai pasar modal, yaitu bagaimana dengan harapan bahwa masyarakat di Papua dapat memanfaatkan industri pasar modal untuk peningkatan kesejahteraan.

Tahun ini, ditargetkan perluasan jaringan kerjasama investasi di luar Jayapura seperti di Timika, Nabire dan Wamena, untuk wilayah Provinsi Papua bisa terealisasi. Sedangkan untuk wilayah Provinsi Papua Barat, jaringan kerjasama direncanakan dibuka di wilayah Manokwari dan Sorong,”Kami akan berupaya melakukan kerja sama itu di tahun ini di beberapa daerah itu,”kata Kresna.

Dirinya menegaskan, tujuan umum dari kerja sama itu adalah memberikan edukasi atau pendidikan sehingga masyarakat Papua ikut serta dan dapat belajar tentang pasar modal. Namun, kerja sama itu bukan berarti membuka kantor wilayah tetapi hanya memberikan pendidikan kepada warga tentang pasar modal. Kendatipun demikian, tidak tertutup kemungkinan jika di daerah tersebut investasinya menjanjikan, maka akan diusulkan untuk membuka kantor cabang.

Masih dalam meningkatkan minat dan edukasi, BEI perwakilan Jayapura juga bakal menggandeng Universitas Papua (Unipa) di Monokwari,”Kami berencana gandeng Unipa untuk membantu kami memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pasar modal,”ungkapnya.

Menurut Kresna, rencana kerja sama dengan universitas ternama di Papua Barat itu akan dilakukan pada tahun ini. Sebelumnya, pihak BEI telah menggandeng tiga universitas guna memberikan edukasi mengenai pasar modal. Ketiga universitas tersebut antara lain Universitas Cenderawasih (Uncen), Universitas sains dan Teknologi (USTJ) dan Universitas Yapis Papua (UNIYAP).

Disebutkan, pihak BEI telah memulai kerja sama dengan pihak akademis sejak awal tahun 2013. Dimana fokus utama dari kerjasama dengan dunia akademis yaitu menghadirkan Galeri Investasi. Kata Kresna Aditya, tujuan kerja sama tersebut untuk membantu memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait bagaimana melihat peluang berinvestasi serta mengatahui tentang pasar modal,”Ketika mahasiswa tersebut telah lulus dan bekerja mereka dapat mengetahui, kita fokuskan pemahaman kepada mahasiswa,"ujarnya.

Asal tahu saja, perwakilan BEI berdiri di Jayapura sejak 2012 dan diresmikan oleh pejabat Gubernur kala itu, Constan Karma. Sampai saat ini,jumlah investor di Papua sudah mencapai 948 investor dari berbagai kalangan, baik kalangan mahasiswa, profesional, swasta dan pegawai pemerintahan. (ant/bani)

Related posts