Iklan Rokok Dorong Pergaulan Bebas

Surat Terbuka Kepada PT HM Sampoerna Tbk Kami menyayangkan mengapa pihak produsen rokok A Mild (PT HM Sampoerna Tbk) memilih visualisasi iklan dengan gambar seorang laki-laki dan perempuan sedang berpelukan, dan tagline bertajuk “Mula Mula Malu Malu Lama lama Mau”. Karena iklan itu tidak mencerminkan budaya ketimuran. Apalagi iklan tersebut ditempatkan di tempat umum, yang bisa dilihat oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Kami khawatir tampilan iklan yang mengumbar perilaku pergaulan bebas bisa memberikan dampak yang buruk terhadap perkembangan psikologi anak. Mereka akan menyerap iklan tersebut menjadi sebuah hal yang lazim, dan bahwa berpacaran dan berpelukan di depan umum dapat diterima sebagai suatu hal yang patut. Iyet Kowi Lentera Anak Indonesia Jl. Kalibata Raya No.1, Jakarta Selatan lenteraanak.indonesia@gmail.com

Kami menyayangkan mengapa pihak produsen rokok A Mild (PT HM Sampoerna Tbk) memilih visualisasi iklan dengan gambar seorang laki-laki dan perempuan sedang berpelukan, dan tagline bertajuk “Mula Mula Malu Malu Lama lama Mau”. Karena iklan itu tidak mencerminkan budaya ketimuran. Apalagi iklan tersebut ditempatkan di tempat umum, yang bisa dilihat oleh siapa saja, termasuk anak-anak.

Kami khawatir tampilan iklan yang mengumbar perilaku pergaulan bebas bisa memberikan dampak yang buruk terhadap perkembangan psikologi anak. Mereka akan menyerap iklan tersebut menjadi sebuah hal yang lazim, dan bahwa berpacaran dan berpelukan di depan umum dapat diterima sebagai suatu hal yang patut.

Iyet Kowi

Email: lenteraanak.indonesia@gmail.com

Related posts