Wintermar Anggarkan Capex US$ 50 Juta

Guna mendanai pembelian empat unit kapal, tahun ini perusahaan pelayaran, PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 50 juta. Disebutkan, empat kapal yang dibeli perseroan, diantaranya, dua unit Anchor Handling Tug Supply (AHTS), satu Anchor Handling Tug (AHT), dan satu Platform Supply Vessels (PSV).

Investor Relations Wintermar, Pek Swan Layanto di Jakarta, kemarin mengatakan, pendanaan belanja modal berasal dari pinjaman bank sebesar 70% dan sisanya dari kas internal,”Dua unit kapal AHTS dan satu AHT ditargetkan datang pada semester pertama tahun ini. Sedangkan realisasi pembelian kapal PSV kemungkinan terealisasi pada semester II-2015,”ujarnya.

Menurutnya, harga beli kapal PSV termahal dibandingkan tiga unit kapal lainnya yang dibeli perseroan tahun ini. Perseroan akan menggunakan armada baru tersebut untuk membidik proyek-proyek minyak dan gas (migas) di Indonesia Timur. “Kami gencar membidik kontrak dengan perusahaan-perusahaan migas yang siap berinvestasi di Indonesia mulai tahun 2017. Oleh karena itu, kami mempersiapkan diri dengan menambah armada kapal," kata dia.

Penambahan kapal tersebut juga sejalan dengan program pemerintah untuk memperkuat sektor kemaritiman Indonesia ke depan. Penambahan kapal ini diharapkan menopang pertumbuhan kinerja keuangan perseroan ke depan. Saat ini, perseroan sudah memiliki sebanyak 76 unit kapal.

Selain menambah kapal, dia mengatakan, Wintermar akan melanjutkan program peremajaan armada dengan menjual kapal-kapal kecil dan berumur tua. "Kami akan menjual kapal jenis low value vessel, seperti kapal tongkang, dan memfokuskan pengembangan kapal jenis high value vessels," imbuh dia. (bani)

BERITA TERKAIT

BEI Jatuhkan Sanksi Denda Rp 200 Juta AISA - Telat Beri Laporan Keuangan

NERACA Jakarta - Selain perdagangan sahamnya masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI), kini PT Tiga Pilar Sejahtera Foods…

Petani Tertipu Importir Bawang Putih - Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit

Petani Tertipu Importir Bawang Putih Buka Lahan Ratusan Juta Tidak Ada Realisasi Tanam Bibit NERACA Jakarta - Kelompok tani di…

BRI Bakal Rilis Obligasi US$ 500 Juta - Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta –Gali lubang tutup lubang menjadi strategi bisnis perusahaan dalam menjalakan usahanya, hal inilah yang dilakukan PT Bank Rakyat…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Rencana Perubahan Lot Saham - APEI: Perlu Ada Kesiapan Anggota Bursa

NERACA Jakarta – Rencana direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Inarno Djajadi bersama tim menurunkan jumlah satu lot jadi…

Pacu Nilai Tambah di Sektor Hilir - MGRO Bangun Pabrik Senilai Rp 330 Miliar

NERACA Jakarta – Mengantungi dana segar dari IPO, PT Mahkota Group Tbk (MGRO) akan berinvetasi sebesar Rp 330 miliar membangun…

Kembangkan Ekspansi Bisnis - NFC Indonesia Buka Peluang Untuk Akuisisi

NERACA Jakarta – Debut perdana di pasar modal, harga saham PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) langsung dibuka menguat 49,73% pada…