Buana Finance Dalam Pengawasan BEI

Akibat mengalami penurunan harga saham di luar kewajaran atau unusual market activity (UMA), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengawasi transaksi saham PT Buana Finance Tbk (BBLD). Informasi tersebut disampaikan BEI dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (7/1).

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Irvan Susandy mengatakan, harga saham BBLD mengalami penurunan harga dan peningkatan aktivitas saham sehingga patut diawasi,”Saat ini kami tengah mencermati perkembangan pola transaksi saham perseroan sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham BBLD," kata Irvan.

Irvan meminta kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan, dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi perusahaan yang belum mendapatkan RUPS,”Pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjuk adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tukasnya.

Tercatat, pada perdagangan Rabu (7/1) saham BBLD dibuka di level Rp 1.080 per saham. Namun, pada penutupan perdagangan, harga saham BBLD turun 80 poin atau -7,55% ke level Rp 980 per saham. Bahkan, sempat menyentuh harga terendah di posisi Rp 806 per saham dengan frekuensi penjualan sebanyak 25 kali dan volume penjualan 117 kali. (bani)

Related posts