XL Segera Lunasi Utang Rp 400 Miliar

NERACA

Jakarta – Pada kuartal pertama tahun ini, operator telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk (EXCL) siap melunasi utang senilai Rp400 miliar dari total utang perseroan yang jatuh tempo selama tahun ini sekitar Rp4 triliun,”Pada kuartal I 2015 akan ada utang jatuh tempo sekitar Rp400 miliar dari perbankan. Siap dilunasi," kata Head Of Investor Relations, XL Axiata, Feiruz Ikhwan di Jakarta, Rabu (7/1).

Menurutnya, hingga kuartal III 2014 perseroan memiliki utang sebesar US$ 1,596 miliar dan mata uang rupiah sebesar Rp11,050 triliun. Maka untuk menutup utang tersebut, perseroan mengandalkan dana dari hasil penjualan 3.500 menara ke Solusi Tunas Pratama akhir Desember 2014 sekitar Rp5,6 triliun.

Dirinya menyebutkan, pada kuartal IV 2014, perseroan sudah melunasi utang jatuh tempo sekitar Rp1 triliun. Selanjutnya, perseroan akan terus berupaya menjaga posisi hutang bersih/EBITDA ke 2,5x,”Beberapa opsi pendanaan sedang dikaji untuk membiayai belanja modal tahun 2015. Salah satunya dengan mengandalkan pinjaman dari perbankan dan kas internal," katanya.

Meski begitu dia tidak menyebutkan secara rinci belanja modal yang akan dialokasikan pada tahun 2015. Feiruz Ikhwan menjelaskan bahwa pasca akuisisi Axis pada Maret 2014, perseroan berhasil mengurangi beban dari operator itu hingga 70% dan tengah berjuang menjadikan EBITDA margin dari Axis ke arah positif.

Menurut catatan, dalam prospektus XL ke otoritas bursa saham pada Februari 2014, disebutkan secara kuantitatif dalam jangka panjang konsolidasi dengan Axis akan memberikan dampak yang positif terhadap kinerja keuangan ke depannya.

Dengan penggabungan usaha tersebut, pendapatan XL selama 5 tahun ke depan diproyeksikan mengalami peningkatan dengan rata-rata peningkatan sebesar 8,4% per tahun. Saat yang bersamaan rata-rata laba usaha yang dihasilkan oleh XL diproyeksikan mengalami peningkatan sebesar Rp529 miliar, sementara rata-rata laba bersih juga diproyeksikan meningkat sebesar Rp3,5 triliun dengan laba bersih per saham sebesar Rp405 per lembar.

Selain itu, perseroan akan tetap fokus mengembangkan bisnis e-commerce Elevania meskipun masih mengalami kerugian. Kata Wakil Presiden Direktur PT XL Axiata Tbk, Dian Siswarini mengungkapkan, bisnis e-commerce Elevenia baru bisa dirasakan oleh perseroan pada tahun keempat, alias setelah bisnis tersebut dibuka,”Saat ini masih rugi, tapi masih sesuai business plan perseroan. Beberapa tahun ke depan, tepatnya empat tahun baru kelihatan hasilnya, pertumbuhan transaksi dan visitor Elevenia juga lebih tinggi dari business plan kami,”ujarnya.

Dian menambahkan, investasi bukan salah satu bisnis yang mendorong pendapatan, melainkan bisa dari faktor yang lain pendapatan perseroan bisa meningkat. Adapun dari sisi pelanggan, perseroan mengaku memberikan dampak positif bagi e-commerce perseroan,”Banyak orang yang menggunakan belanja via online, namun mereka juga pertimbangkan harga yang mereka inginkan," ungkap dia.

Saat ini, dunia belanja online banyak yang menjalankan. Dia menegaskan, bisnis ini layaknya pemain dunia yang menanam investasi ke pasar Indonesia dengan jumlah yang besar. Sekadar diketahui, XL Axiata serius menjalani bisnis digital dan belanja online, dengan membentuk perusahaan patungan XL Planet. Di mana perseroan memulai bisnis e-commerce dengan membuka platform market place Elevenia sejak 1 Maret 2014. (bani)

Related posts