SMSM Bayar Bunga Obligasi Rp 2,16 Miliar

Produsen radiator dan filter kendaraan, PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM) akan menyiapkan dana pembayaran bunga obligasi ke-18 sebesar Rp2,16 miliar dengan adanya penerbitan surat utang atau obligasi. Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (6/1), Corporate Secretary PT Selamat Sempurna Tbk, Lidiana Widjojo mengatakan, jenis surat utang merupakan obligasi Selamat Sempurna II Tahun 2010 dengan Tingkat Bunga Tetap Seri C.

Lidiana menjelaskan, pokok utang dalam obligasi Selamat Sempurna II Tahun 2010 dengan Tingkat Bunga Tetap Seri C sebesar Rp80 juta, dengan tanggal pembayaran bunga tahap 18 pada 18 Januari 2015. Jumlah pembayaran mencapai Rp2,16 miliar dengan tingkat bunga mencapai 10,8% p.a.

Wali amanat dalam aksi korporasi perseroan kali ini adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk, tanggal jatuh tempo sampai dengan 8 Juli 2015. Surat utang tersebut dilakukan pemeringkatan oleh lembaga pemeringkat Pefindo, peringkat yang diberikan id AA- (stable outlook) dan tanggal diberikan pemeringkatan pada 7 April 2014.

Dana pembayaran bunga obligasi, lanjut dia, perseroan akan menyetorkan ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selambat-lambatnya pada 7 Januari 2015. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2014 lalu, kontribusi pendapatan ekspor jauh melampaui penjualan domestik. Dimana penjualan ekspor menyumbang 70% pendapatan, sisanya dari dalam negeri.

Saat ini, perseroan telah mengekspor komponen otomotif ke 110 negara. Mengacu laporan keuangan semester I-2014, ekspor SMSM terbesar menuju Amerika Serikat (AS) dengan porsi 20% dari total ekspor Rp 880 miliar. Setelah AS, ekspor terbesar SMS mengarah ke Eropa dengan porsi 14% dan Australia 7%. Adapun ekspor ke negara-negara di Asia, SMSM mencatat porsi ekspor 25%.

Secara segmen, pasar ekspor lebih banyak melayani pasar ritel dengan porsi 95%. Adapun permintaan dari industri perakitan mobil atau dikenal istilah original equipment manufacturer (OEM) baru mencapai 5%. Agar ekspor kian besar, SMSM berniat merambah pasar ke Amerika Latin. Jika sukses, perseroan menyakini, kinerja tahun 2015 bisa tumbuh 15%-20%. (bani)

Related posts