Bank Permata Lunasi Bunga Obligasi Ke-4

PT Bank Permata Tbk (BNLI) telah melunasi pembayaran bunga ke-4 Obligasi Berkelanjutan I Bank Permata Tahap I Tahun 2013 Seri A senilai Rp696 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (6/1).

Corporate Secretary Bank Permata, Katharine Grace mengatakan, tanggal pembayaran pelunasan pokok dan bunga ke-4 dilakukan pada 5 Januari 2015. Disebutkan, perseroan telah melaksanakan distribusi pembayaran pelunasan pokok dan pembayaran bunga ke-4 kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Jumlah pokok obligasi sebesar Rp696 miliar, dengan bunga gross obligasi Rp19,14 miliar. Sementara pajak bunga obligasi Rp800,75 juta, dengan tingkat bunga 10% per tahun dan jumlah pemegang obligasi yang berhak 51 orang. Sehubungan dengan hal tersebut, terhitung mulai 5 Januari 2015 Obligasi Berkelanjutan I Bank Permata Tahap I Tahun 2013 Seri A tidak lagi tercatat dan tidak diperdagangkan melalui Bursa Efek Indonesia.

Sebagai informasi, ketatnya likuiditas antar perbankan saat ini memaksa perseroan menargetkan pertumbuhan kredit yang konservatif di tahun 2015. Direktur Utama PermataBank, Roy Arman Arfandy mengungkapkan, perseroan akan menargetkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 10%-15% di tahun ini.

Target pertumbuhan PermataBank ini lebih rendah ketimbang proyeksi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan juga Bank Indonesia yang mengarahkan pertumbuhan kredit, masing-masing pada kisaran 16%-18% dan 15%-17% untuk tahun 2015. Roy bilang, target konservatif yang ditetapkan perseroan lantaran risiko likuiditas masih akan meningkat di tahun 2015. (bani)

BERITA TERKAIT

Antam Refinancing Obligasi Rp 900 Miliar - Marak Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta – Tren obligasi jatuh tempo tahun ini cukup marak, alhasil kebanyakan emiten disibukkan untuk mempertebal kocek untuk membayar…

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,25%

      NERACA   Jakarta - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada 18-19 Juli 2018 memutuskan untuk…

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,25% - KURS RUPIAH MELESAT HINGGA Rp 14.442 PER US$

Jakarta-Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia memutuskan mempertahankan suku bunga acuan (7 Days Reverse Repo Rate-7DRRR) tetap 5,25%. Sementara itu, nilai…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

BRPT Siapkan Belanja Modal US$ 1,19 Miliar

Dalam rangka meningkatkan kapasitas produksi pabrik petrokimia sebesar 900 ribu ton menjadi 4,2 juta ton per tahun, PT Barito Pacific…

Gandeng Binar Academy - Telkomsel Edukasi Digital Anak Muda di Timur

NERACA Jakarta - Dalam rangka pemerataan dan menggejot partisipasi anak muda di kawasan Timur Indonesia dalam kompetisi The NextDev, Telkomsel…

Juli, Fast Food Baru Buka 6 Gerai Baru

Ekspansi bisnis PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dalam membuka gerai baru terus agresif. Tercatat hingga Juli 2018, emiten restoran…