Keberadaan Jamsostek di Jabar Belum Dimanfaatkan Maksimal

Keberadaan dan manfaat Jamsostek sebagai jaminan sosial tenaga kerja belum seluruhnya dirasakan oleh masyarakat luas. PT. Jamsostek (Pesero) selaku mitra perusahaan perannya belum dimanfaatkan secara optimal oleh perusahaan-perusahaan ataupun BUMN/BUMD yang ada.

“Masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya selaku peserta Jamsostek, kalau pun ada BUMN/perusahaan yang mendaftarkan karyawannya namun mereka tidak mencantumkan gaji yang sebenarnya,” ungkap Achmad Hafiz Alhady, Kabag Progsus PKP – KBL Kanwil IV Jabar Banten yang ditemui di Bandung, akhir pecan kemarin.

Untuk semester Juni 2011, besaran dana bergulir berkisar Rp 7, 8 miliar sedangkan dana bantuan tidak bergulir seperti untuk beasiswa sebesar Rp 5,5 miliar dengan jumlah peserta aktif sebanyak 8,7 juta orang. Sedangkan untuk semester ini Jamsostek Kanwil IV Jabar Banten kurang lebih Rp 1,096 miliar, serta sebagai perusahaan asuransi yang terterbanyak pesertanya.

BERITA TERKAIT

Ridwan Kamil Sampaikan Capaian Pembangunan Jabar di HUT ke-74 RI

Ridwan Kamil Sampaikan Capaian Pembangunan Jabar di HUT ke-74 RI   NERACA Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menyampaikan…

Jabar Siapkan Rp7 Miliar untuk Alkes RSU Malangbong

Jabar Siapkan Rp7 Miliar untuk Alkes RSU Malangbong   NERACA Garut - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah menyiapkan dana bantuan…

DPRD Jabar Kaji Pembentukan BUMD Tangani Perumahan Rakyat

DPRD Jabar Kaji Pembentukan BUMD Tangani Perumahan Rakyat   NERACA Bandung - Ketua Pansus III DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Asep…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri NERACA Jakarta - Ditujukan ke Asia Tenggara, yang mana minat…

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu  NERACA Jakarta - Belakangan ini, di forum-forum diskusi blockchain sedang ramai-ramainya membahas…

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah   NERACA Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah memperkirakan…