Pelanggan PDAM Kab. Sukabumi Keluhkan Pelayanan

Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Sukabumi, khususnya di musim kemarau ini dikeluhkan konsumen. Dirasakan konsumen, air hanya mengalir sebanyak dua kali dalam sehari, yakni pagi dan malam hari. Anehnya warga merasa, kendati ari jarang "ngocor" tapi tagihan masih membengkak.

Seorang konsumen asal Cibadak, Rohmat, kepada Neraca mengemukakan, dirinya pernah mengalami tingginya tagihan air. Padahal dari pemakaian yang dia gunakan sangat tidak sebanding dengan data dari PDAM, " Saya pernah merasakan tagihan hingga Rp 300 ribu. Anehnya saya tidak begitu banyak menggunakan air PDAM. Saya sempat komplain. Sebab saya selain memakai PDAM juga memakai sumur" tukas dia mengeluhkan layanan PDAM.

Pihal PDAM ketika dihubungi NERACA guna konfirmasi, sangat sulit dihubungi. Bahkan ada kesan PDAM enggan kedatangan wartawan.

Kabag Humas Pemkab Sukabumi Yudi P Yoga sangat menyesalkan sulitnya wartawan menghubungi pihak PDAM. Menurut Yudi, PDAM sebagai salahsatu perusahaan plat merah, tidak seharusnya menghindar atas kedatangan wartawan guna konfirmasi.

Related posts