Pelanggan PDAM Kab. Sukabumi Keluhkan Pelayanan

Pelayanan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Kabupaten Sukabumi, khususnya di musim kemarau ini dikeluhkan konsumen. Dirasakan konsumen, air hanya mengalir sebanyak dua kali dalam sehari, yakni pagi dan malam hari. Anehnya warga merasa, kendati ari jarang "ngocor" tapi tagihan masih membengkak.

Seorang konsumen asal Cibadak, Rohmat, kepada Neraca mengemukakan, dirinya pernah mengalami tingginya tagihan air. Padahal dari pemakaian yang dia gunakan sangat tidak sebanding dengan data dari PDAM, " Saya pernah merasakan tagihan hingga Rp 300 ribu. Anehnya saya tidak begitu banyak menggunakan air PDAM. Saya sempat komplain. Sebab saya selain memakai PDAM juga memakai sumur" tukas dia mengeluhkan layanan PDAM.

Pihal PDAM ketika dihubungi NERACA guna konfirmasi, sangat sulit dihubungi. Bahkan ada kesan PDAM enggan kedatangan wartawan.

Kabag Humas Pemkab Sukabumi Yudi P Yoga sangat menyesalkan sulitnya wartawan menghubungi pihak PDAM. Menurut Yudi, PDAM sebagai salahsatu perusahaan plat merah, tidak seharusnya menghindar atas kedatangan wartawan guna konfirmasi.

BERITA TERKAIT

Semester Pertama, Pajak Daerah Kota Sukabumi Sudah Mencapai 65,67 Persen

Semester Pertama, Pajak Daerah Kota Sukabumi Sudah Mencapai 65,67 Persen   NERACA Sukabumi - Realisasi pendapatan pajak daerah yang dikelola oleh…

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT

Diskominfo Kota Sukabumi Giatkan Program DBHCHT   NERACA Sukabumi - Bersama dengan tiga Dinas lainya, yakni Diskopdagrin, Dinas Kesehatan, dan Disnakertrans.…

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional

Kota Sukabumi Masuk Nominasi Pengelolaan JDIH Terbaik Nasional NERACA Sukabumi - Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi masuk dalam nominasi pengelolaan Jaringan…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri

ExRaya Jadi Bursa Kripto Pertama Indonesia yang Memproduksi Koinnya Sendiri NERACA Jakarta - Ditujukan ke Asia Tenggara, yang mana minat…

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu

Ini 5 Alasan Harus Pilih HPB Untuk Portfoliomu  NERACA Jakarta - Belakangan ini, di forum-forum diskusi blockchain sedang ramai-ramainya membahas…

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah

Said Abdullah: Currency War Menekan Mata Uang Rupiah   NERACA Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah memperkirakan…