Bank Nobu Jual Aset Kios Rp 4,67 Miliar

NERACA

Jakarta - PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) akan melepas aset berupa kios di Pasar Pagi Mangga Dua senilai Rp4,67 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, perseroan dengan PT Surya Asri Lestari telah menandatangani perjanjian jual beli yang memuat ketentuan mengenai rencana pembelian aset berupa kios di Pasar Pagi Mangga Dua senilai Rp4,67 miliar. Sementara penandatanganan akta pemindahan hak dan kewajiban atas kios dilakukan pada 29 Desember 2014. Kios tersebut memiliki luas 35 meter persegi yang peruntukannya sebagai kantor cabang.

Pembayaran pertama sebesar Rp1 miliar telah dilaksanakan pada saat PPJB ditandatangani 22 Desember 2014, dan sisanya Rp3,67 miliar diselesaikan pada saat pengalihan hak atas kios yang ditandai dengan penandatanganan akta pemindahan hak dan kewajiban atas kios/ruangan pada 29 Desember 2014 dihadapan pejabat berwenang.

Dijelaskan, perseroan melakukan transaksi ini dengan tujuan mengimbangi kebutuhan pendanaan untuk pengembangan usaha, serta memperoleh tambahan likuiditas dan tambahan modal kerja untuk membuka kegiatan kantor cabang baru.

Sebagai informasi pasca perseroan menggelar penerbitan saham baru atau rights issue untuk perkuat modal, kini perseroan memiliki investor baru yaitu perusahaan investasi asal Singapura, Crowley Investment Pte. Ltd yang resmi menjadi bagian dari susunan pemegang saham Bank National Nobu. Crowley membeli 165,5 juta saham dengan kode saham NOBU dengan harga pelaksanaan Rp 790 per saham.

Kepastian itu tertuang dalam laporan hasil Pelaksanaan Penambahan Modal tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Non HMETD) Disebutkan, dengan realisasi pelaksanaan Non HMETD itu, Bank Nobu meraup dana Rp 130,745 miliar.

Modal disetor dan ditempatkan Bank Nobu sebelum Transaksi berjumlah 4,145 miliar saham. Dengan jumlah penambahan modal disetor dan ditempatkan sebesar 165,5 juta saham, maka total modal disetor dan ditempatkan Bank Nobu setelah Transaksi menjadi 4,311 miliar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Namun pelaksanaan Non HMETD tersebut sepertinya tidak sesuai dengan rencana awal. Awalnya, Bank Nobu berencana melakukan aksi private placement dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 414,58 juta saham baru atau 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dengan harga pelaksanaan saham baru NOBU sekurang-kurangnya Rp 786 per saham, maka perkiraan dana segar yang bakal diraup dari aksi korporasi ini sekitar Rp 325,86 miiar. (bani)

Related posts