Ririek Ardiansyah Jabat Dirut Telkomsel

Rabu, 31/12/2014

Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Singapore Telecommunications Ltd (SingTel), selaku pemegang saham PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) telah menetapkan Ririek Adriansyah sebagai direktur utama (dirut). Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Ririek menggantikan Alex J Sinaga, yang telah ditetapkan sebagai Dirut Telkom dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Penetapan direksi dan dewan komisaris Telkomsel yang baru berlaku efektif mulai 1 Januari 2015.

Selain Ririek, pemegang saham juga menetapkan Sukardi Silalahi sebagai direktur network dan Priyantono Rudito sebagai direktur Human Capital Management menggantikan Abdus Somad Arief dan Herdy Rosadi Harman yang juga ditetapkan dalam RUPSLB untuk mengisi posisi direktur di Telkom.

Penunjukkan Ririek serta penetapan direksi Telkomsel baru, sejalan dengan strategi perusahaan dalam memperkuat bisnis, organisasi dan sumber daya manusia secara berkelanjutan yang dibutuhkan untuk menjadikan Telkomsel tetap bertumbuh dan tetap menjadi yang terdepan (continue to win).

Sebagai informasi, Telkomsel mengaku sudah membangun 41 Base Transceiver Station (BTS) di kawasan yang berbatasan dengan negara asing sebagai bukti dukungan kuat perusahaan itu atas upaya Pemerintah menjaga kedaultan negara,”Pembangunan BTS di pulau-pulau terluar itu salah satu yang juga mengindikasikan Telkomsel 'Paling Indonesia' dan 'Untuk Indonesia'," kata Direktur Utama Telkom, Alex J Sinaga.

Dia mengatakan itu pada acara peresmian kantor baru Telkomsel "Telkomsel Smart Office" di Graha Merah Putih Jalan Putri Hijau No.1 Medan dimana gedung tersebut terintegrasi dengan kantor layanan pelanggan yang dikenal dengan GraPARI Telkomsel.

Selain membangun BTS di pulau-pulau terluar, menurut dia, ada alasan lain mengapa Telkomsel berani mengatakan "Paling Indonesia dan "Untuk Indonesia'. Telkomsel misalnya sudah memiliki cakupan pelanggan hingga mencapai 140an juta. (bani)